Waspada! Pedagang Warung dan BRILINK di Kotim Jadi Korban Peredaran Uang Palsu

Waspada! Pedagang Warung dan BRILINK di Kotim Jadi Korban Peredaran Uang Palsu

INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Pedagang di sebuah warung Jalan Tjilik Riwut, Desa Luwuk Ranggan, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi korban peredaran uang palsu.

Ilik pedagang pada sebuah warung yang menjadi korban saat dikonfirmasi mengaku telah mengalami kejadian tersebut sebanyak dua kali sepanjang tahun 2022. Meski demikian dirinya enggan melaporkan peredaran uang palsu yang menimpa dirinya itu ke polisi.

“Iya dapat uang palsu di warung setelah dilihat baru sadar ada pecahan 100 ribu Rupiah lembaran baru yang palsu. Sebelumnya pecahan 50 ribu Rupiah itu sudah lama,” beber Ilik. Jum’at, 18 November 2022.

Dirinya tidak mengetahui secara persis siapa yang berbelanja ke warungnya yang menggunakan uang palsu pecahan 100 ribu Rupiah itu, dikarenakan orang-orang yang silih berganti berbelanja.

Sehingga dirinya tidak bisa memastikan siapa yang membelanjakan uang palsu itu ke warungnya. Namun dirinya meyakini uang palsu itu berasal dari pembeli yang membelanjakan uang itu ke pada warungnya.

Tidak jauh dari lokasi Ilik, sebuah BRILINK di Desa Jemaras, Jalan Tjilik Riwut juga menjadi korban peredaran uang palsu. Menurut Yona karyawan BRILINK pihaknya mendapati uang palsu pecahan 100 ribu Rupiah baru.

“Kemarin tanggal 16 saya baru sadar setelah dihitung itu uang palsu, karena berbeda dengan uang biasanya warnanya,” beber Yono

Belum lama ini, Kapolres Kotim AKBP Sarpani telah meminta masyarakat agar mewaspadai peredaran uang palsu menjelang akhir tahun karena acap kali berpotensi terjadi di tengah masyarakat.

Editor: Andrian


Sumber: https://www.intimnews.com/waspada-pedagang-warung-dan-brilink-di-kotim-jadi-korban-peredaran-uang-palsu/

Leave a Reply

Copyright © 2022 Sampit

BERITA

KONTAK

ABOUT

SAMPIT.ID adalah portal agregasi berita tentang kota Sampit (Kotawaringin Timur).

email: [email protected]

STAY CONNECTED

Copyright 2016-2022 Sampit.ID