Dua rumah di Sampit hangus saat Lebaran

Dua rumah di Sampit hangus saat Lebaran

Kebakaran menghanguskan dua rumah di Kecamatan Seranau, Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, saat umat Islam sedang merayakan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah."Kebakarannya cukup cepat. Belum …

Sumber: ANTARA

Banjir Warnai Lebaran Pertama di Kota Sampit

Banjir Warnai Lebaran Pertama di Kota Sampit

SAMPIT – Suasana Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), diwarnai banjir yang hampir merata, khususnya permukiman dan di jalan-jalan yang kondisi permukaan tanahnya lebih rendah.

Banjir terjadi akibat hujan deras yang terjadi sejak dini hari hingga Kamis 13 Mei 2021pagi, bahkan saat pelaksanaan shalat Idul Fitri, hujan masih melanda kota Sampit.

Kondisi ini juga dipengaruhi kondisi Sungai Mentaya yang sedang pasang. Akibatnya, air hujan mengalir lambat ke sungai sehingga meluber merendam jalan dan perumahan yang posisinya rendah.

“Rumah kami biasanya tidak sampai kebanjiran, tapi tadi malam banjir sampai masuk ke dalam rumah. Jalanan juga sulit dilewati karena terendam,” kata Serunika warga Perumahan Wengga Metropolitan Sampit, Kamis 13 Mei 2021. Dilansir dari Antara.

Beberapa perumahan yang terendam banjir seperti Wengga Metropolitan, Perumahan Deny Priantoro, Arjuno Kecamatan Baamang, perumnas Jalan HM Arsyad, kawasan RSUD dr Murjani Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

Sejumlah ruas jalan juga terendam banjir, diantaranya Jalan Muchran Ali yang lokasinya cukup dekat dengan Sungai Mentaya. Warga harus mengurangi kecepatan saat melintas karena genangan air cukup dalam meski berangsur surut.

“Sampai pagi ini air masih merendam dalam rumah, namun mulai surut. Mudahan segera surut,” kata Ade Rizky Aditya, warga Perumahan Arjuno 4.

Warga yang rumahnya kebanjiran terpaksa sibuk mengamankan perabot rumah tangga agar tidak terendam. Hari Lebaran ini terpaksa diisi dengan membersihkan rumah baik yang masih banjir maupun usai dilanda banjir.

“Saya terpaksa memberitahukan kepada keluarga agar sementara jangan berkunjung ke rumah dulu karena komplek sedang banjir merata. Kasihan kalau terjebak di tengah jalan. Tunggu sampai ada pemberitahuan lebih lanjut,” kata Rahmad, warga Perumahan Deny Priantoro Kelurahan Baamang Barat.

Sementara itu berdasarkan informasi peringatan dini yang dikeluarkan BMKG Stasiun Haji Asan Sampit, hujan masih berpotensi terjadi hingga pukul 13.00 WIB di seluruh kecamatan yang ada di Kotawaringin Timur.

Hingga pukul 16.00 WIB, dari 17 kecamatan tersebut, hanya cuaca Kecamatan Teluk Sampit yang berpotensi menjadi cerah, sedangkan 16 kecamatan lainnya masih berpotensi dilanda hujan.

(BS-65/beritasampit.co.id)

.fb-background-color {
background: !important;
}
.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}

Hujan Iringi Salat Idul Fitri di Sampit

Hujan Iringi Salat Idul Fitri di Sampit

SAMPIT – Hujan yang mengguyur sejak dini hari Kamis 13 Mei 2021, tidak menyurutkan antusias umat Islam di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) untuk melaksanakan salat Id berjemaah di beberapa masjid yang tersebar di kota ini, salah satunya di Masjid Sirothol Mustaqim.

Meski jumlah jemaah sedikit berkurang, pelaksanaan salat Idul Fitri 1442 Hijriyah di masjid yang berada di kelurahan Baamang Hilir, Kecamatan Baamang ini berjalan lancar dan khitmad dengan menerapkan protokol kesehatan seperti anjuran pemerintah melalui kantor kementerian agama setempat.

Pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia, khususnya di kota Sampit membuat momen Idul Fitri tahun ini hampir sama dengan tahun sebelumnya.

Umat Islam diminta menunda tradisi silaturahmi secara fisik dan menggelar salat Id dengan jumlah jemaah yang dibatasi dan mematuhi protokol kesehatan atau melaksanakannya di rumah demi mencegah penularan Covid-19.

(BS-65/beritasampit.co.id)

.fb-background-color {
background: !important;
}
.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}

Lebaran Idul Fitri di Sampit dikepung banjir

Lebaran Idul Fitri di Sampit dikepung banjir

Suasana Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah diwarnai banjir yang hampir merata di kota Sampit, khususnya permukiman dan jalan yang kondisinya rendah."Rumah kami …

Sumber: ANTARA

Wisatawan dan pengelola wisata diancam sanksi

Wisatawan dan pengelola wisata diancam sanksi

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mengancam akan memberi sanksi kepada wisatawan dan pengelola wisata yang ngotot membuka objek wisata saat libur Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah."Titik …

Sumber: ANTARA

Kodim 1015 Sampit Turun ke Tengah Masyarakat Bagikan Sembako

Kodim 1015 Sampit Turun ke Tengah Masyarakat Bagikan Sembako

SAMPIT – Anggota Kodim 1015 Sampit benar-benar menunjukkan bentuk keakrabannya dengan masyarakat, bukti itu diperlihatkan dengan cara hadir di tengah kesulitan masyarakat membagikan bahan sembako.

Pembagian bahan sembako oleh anggota Kodim 1015 Sampit tersebut diberikan kepada masyarakat yang kurang mampu di wilayah komando Kodim 1015 Sampit.

Dalam kesempatan itu Serka Dedi Yunianto yang ikut serta dalam kegiatan itu menyebutkan bahwa pembagian sembako tersebut bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang dinilai kurang mampu, apalagi saat ini kondisi masih diselimuti oleh pandemi Covid-19.

Bakti sosial yang dilaksanakan oleh anggota Kodim 1015 Sampit itu antara lain melaksanakan pembagian Takjil, pemberian sembako kepada masyarakat yang kurang mampu dan pemberian sembako ke salah satu pondok pesantren yang ada di daerah setempat.

“Syukur alhamdulillah, kegiatan bagi-bagi sembako yang di lakukan oleh anggota Kodim 1015 Sampit mendapat respon baik dari masyarakat, yang mana sesuai semboyan TNI, dari rakyat untuk rakyat, usai bagi sembako kami lanjutkan dengan bagi takjil,” kata Dedi usai kegiatan, Selasa 11 Mei 2021.

Disampaikan juga okeh Dedi harapan besar dari masyarakat agar kegiatan bakti sosial tersebut dapat berjalan terus menerus sehingga membawa manfaat untuk kalangan masyarakat kalangan bawah.

Lanjut Dedi menambahkan dengan adanya kegiatan ini dapat membuka mata hati masyarakat terhadap peran aktif TNI dalam mengayomi dan melindungi masyarakat.

“Bakti sosial ini merupakan sikap sesuai sila ke 2 dalam Pancasila yang berbunyi kemanusiaan yang adil dan beradab, kegiatan bakti sosial ini merupakan kegiatan kemanusiaan,” demikiannya.

(im/beritasampit.co.id).

.fb-background-color {
background: !important;
}
.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}

Tiga Srikandi PDI Kotim  Bagi-bagi Takjil

Tiga Srikandi PDI Kotim Bagi-bagi Takjil

SAMPIT – Di Bulan Ramadan semua umat muslim berlomba-lomba dalam kebaikan, sehingga banyak yang menebar kebaikan, tak sedikit orang yang memanfaatkan bulan ramadan untuk berbagi dengan sesama mencari pahala.

Hal itu lah yang dilakukan oleh tiga Srikandi Banteng Moncong Putih atau Srikandi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PIP), Kabupaten Kotawaringin Timur ( Kotim), yakni Irawati yang menjabat sebagai wakil Bupati Kotim, Dra Rinie Ketua DPRD Kotim dan Modika Latifah Munawaroh anggota DPRD Komisi IV DPRD Kotim.

Kegiatan berbagi takjil tersebut dipusatkan di simpang empat depan gedung KNPI setempat, semangat tiga Srikandi itu beserta kader PDI Perjuangan tak surut untuk membagikan takjil berbuka puasa untuk pengguna jalan dan warga sekitar.

Mewakili Pengurus DPC PDI Perjuangan Kotim, Rinie mengatakan, kegiatan sosial yang mereka lakukan sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah puasa ramadan 1442 hijriah 2021 masehi.

“Kegiatan ini sebagai bentuk perhatian PDI Perjuangan terhadap masyarakat yang sedang menjalani ibadah puasa,” ujar Rinie, Selasa 11 Mei 2021.

Ditambahkan Rinie, kegiatan itu juga sebagai bentuk saling berbagi berkah, dengan membagikan takjil gratis untuk masyarakat. Sekaligus mengisi kegiatan di bulan ramadan dengan kegiatan yang bermanfaat.

(im/beritasampit.co.id).

.fb-background-color {
background: !important;
}
.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}

Copyright © 2021 Sampit