Warga Desa Patai Dukung Adanya Satgas Terpadu Audit Perkebunan Sawit

Warga Desa Patai Dukung Adanya Satgas Terpadu Audit Perkebunan Sawit

Senin, 6 Juni 2022 | 10:26 WIB

 | Penulis : 

, Redaktur : Wawan Budiyanto

Kotawaringin Timur, Infopublik – Menyikapi sikap tegas Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, yang akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Terpadu, yang bertugas mengaudit perkebunan sawit terkait berbagai permasalahan, diantaranya perizinan dan pelaksanaan plasma 20 persen, mendapat dukungan dari masyarakat.

Salah satunya Suparman, warga Desa Patai, Kecamatan Cempaga, Kotawaringin Timur (Kotim), yang juga sebagai pengelola Izin Usaha Pemanfaatan Hutan Kemasyarakatan (IUPHKm), Koperasi Cempaga Perkasa, Desa Patai, Kotim.

Pada Sabtu (4/6/2022), Suparman mengaku sangat menyambut gembira gebrakan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran.

Selain itu, dia juga berharap tim Satgas Terpadu dapat segera turun ke Desa Patai, untuk menindak perusahaan di sekitar desa, yang diduga tidak memiliki perizinan secara legal sesuai Perundang-Undangan, sehingga merugikan negara, daerah, bahkan masyarakat sekitar.

Menurutnya, saat ini areal yang sesuai IUPHkm yang dikeluarkan Kemen LHK RI untuk puluhan warga Desa Patai, masih dikuasai perusahaan yang sampai saat ini tidak melaksanakan plasma 20 persen tersebut.

“Terkait dibentuknya Tim Satgas Terpadu oleh Bapak Gubernur Kalteng, saya, Suparman, sebagai masyarakat dari Desa Patai menyambut gembira dengan dibentuknya Tim Satgas tersebut. Oleh sebab itu kami berharap Tim Satgas tersebut bisa turun ke desa kami, untuk menindak perusahaan PT WYKI yang diduga tidak punya perizinan secara legal,” ucap Suparman.

Seperti diberitakan sebelumnya, pembentukan Satgas Terpadu merupakan hasil kesepakatan Gubernur dengan para bupati di wilayah barat Kalteng, dalam rapat terbatas yang digelar di Brits Hotel, Pangkalan Bun, Jumat (3/6/2022).

Upaya yang dilakukan Sugianto Sabran itu, merupakan bentuk penuh atas kebijakan Presiden RI Joko Widodo dan Menko Marves RI Luhut Binsar Pandjaitan, untuk melakukan audit terhadap semua perusahaan yang mengelola hasil kelapa sawit.

Selain itu langkah yang diambil, untuk menyikapi masih banyaknya masyarakat di sekitar perkebunan kelapa sawit, yang masih kesusahan.

“Perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Tengah belum signifikan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya kewajiban tentang plasma 20 persen dari luas lahan, belum optimal. Tim yang dibentuk, bukan mencari-cari kesalahan, tetapi ingin menempatkan pada rel yang benar, agar hak masyarakat terkait plasma dipenuhi,” imbuh Sugianto Sabran.

Sementara apabila ditemukan sesuatu yang melanggar hukum, maka akan ditindak tegas. Bahkan pemerintah, akan mencabut IUP perusahaan kelapa sawit yang tidak mematuhi peraturan.

(Mitra Diskominfo Kalteng/ka/rkh)


  Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber InfoPublik.id


Sumber: https://infopublik.id/kategori/nusantara/637854/warga-desa-patai-dukung-adanya-satgas-terpadu-audit-perkebunan-sawit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2022 Sampit

Subscribe dan Like!

Dapatkan informasi terbaru tentang Sampit secara realtime!

BERITA

KONTAK

ABOUT

SAMPIT.ID adalah portal agregasi berita tentang kota Sampit (Kotawaringin Timur).

email: [email protected]

STAY CONNECTED

Copyright 2017 Sampit.ID