Tindak Tegas Pedagang Yang Masih Berjualan di Sekitar Taman Kota

Tindak Tegas Pedagang Yang Masih Berjualan di Sekitar Taman Kota

SAMPIT – Sejumlah pedagang yang masih berjualan di pinggir jalan Taman Kota Sampit sudah direlokasi untuk menempati pasar ex Mentaya yang sudah di siapkan pemerintah daerah. Untuk itu petugas dari Satpol PP Kotim dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) beberapa kali melakukan penertiban pedagang yang masih ngeyel berjualan di pinggir jalan.

Kepala Satpol PP Kotim, Fuad Shidiq mengatakan, pihaknya akan menindak tegas pedagang yang masih tidak menaati peraturan dari pemerintah.

“Untuk pertama hanya akan diberikan teguran sembari mensosialisasikannya kepada pedagang yang ada itu,” ungkapnya, Minggu 16 Agustus 2020.

Disebutkannya juga bahwa teguran itu hanya berlaku sampai tiga kali oleh petugas yang ke lapangan.

“Jika sudah tiga kali ditegur masih berjualan disitu, maka akan dibawa ke kantor untuk membuat surat pernyataan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Disperdagin Kotim, M.Tahir mengungkan, dirinya berharap pedagang yang direlokasi ke pasar ex Mentaya dapat mematuhi aturan tersebut.

Seperti diketahui, berdasarkan SK Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) nomor 188.45/0040/HUK/Disperdagin/2020 tanggal 11 Januari 2020, pada hasil pendataan pemukhtahiran data Disperdagin, Satpol PP, Polsek Ketapang, Danramil Ketapang sebanyak 222.

“Ratusan pedagang itu telah mendapatkan tempat dengan jenis dagangannya sejumlah 188 yang terdiri dari 74 pedagang kain, 18 pedagang aksesoris, 30 pedagang sepatu sandal, 13 pedagang aksesoris HP, 12 pedagang tas, 9 pedagang ATK, 3 pedagang kacamata, 2 pedagang jam, 5 pedagang kosmetik, 11 pedagang topi/sabuk,” tutupnya.

Mereka yang memegang SK Kepala Disperdagin Kotim tahun 2016 dan saat pendataan tidak aktif sehingga tidak terdata oleh tim pemukhtahiran data dan yang dipakai untuk pembagian kios sekarang adalah SK Bupati.

(dia/matakalteng.com)

Pedagang Kuliner di Pasar Eks Mentaya Mulai ‘Dirapikan’

Pedagang Kuliner di Pasar Eks Mentaya Mulai ‘Dirapikan’

DIPINDAHKAN : JMY/BERITA SAMPIT – Sehanyak 40 pedagang kuliner yang awalnya berada di muara pasar eks mentaya Sampit Jalan S Parman mulai dipindahkan ke dalam.

SAMPIT – Sekitar 40 pedagang kuliner yang berada di muara pasar eks mentaya Sampit Jalan S. Parman akan segera menempati lokasi yang sebelumnya di pakai oleh pedagang aksesoris dan sepatu.

Sejumlah pedagang dibantu oleh pihak keamanan setempat mulai membongkar tempat berjualannya dan bergeser masuk ke dalam pasar tersebut.

“Kemarin rencana pembagian tempat untuk para pedagang. Jadi sebelum awal ramadan, mereka sudah ditata tempatnya agar rapi,” ujat Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis 23 April 2020.

BACA JUGA:   Meski Ditutup, Warga Masih Olahraga di Stadion 29 November Sampit

Terpantau, saat ini sejumlah gerobak berjualan yang awalnya dipakai pedagang sudah tidak berada di lokasi. Menurut pengakuan salah satu pedagang, hal itu memang diminta oleh pemerintah. (Jmy/beritasampit.co.id).

Siap-siap ! Pedagang Kuliner di kawasan Jalan Pemuda Bakal Direlokasi

Siap-siap ! Pedagang Kuliner di kawasan Jalan Pemuda Bakal Direlokasi

AKAN DIRELOKASI : JMY/BERITA SAMPIT – Pedagang kuliner di kawasan Jalan Pemuda Sampit juga akan ditempatkan alias direlokasi di pasar eks mentaya.

SAMPIT – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan merelokasi puluhan pedagang kuliner di kawasan Jalan Pemuda Sampit.

Dari keterangan Kepala Bidang Perdagangan Disperdagin, M Tahir bahwa hal itu karena permintaan bupati Kotim. Ke pasar eks mentaya Sampit.

“Saat ini kami masih menghitung luasan tempat dengan jumlah pedagang yang ada. Sebab bupati menginginkan pedagang kuliner yang di Jalan Pemuda pindah kesitu juga, seperti yang jual kue dan mata gajah,” kata Tahir, Minggu 19 April 2020

Ia menyebutkan bahwa dari datanya, pedagang kuliner di Jalan Pemuda sebanyak 50 orang, tetapi hanya sekitar 35 orang yang aktif.

Rencananya, pedagang kuliner tersebut akan digabung bersama pedagang kuliner di kawasan pasar eks mentaya sampit. Yang nantinya akan menempati lokasi yang telah disediakan pemerintah di dalam pasar tersebut.

“Untuk kuliner di muka taman kota Sampit Insya Allah minggu depan mulai penataan oleh istalatir listriknya,” demikiannya.

(jmy/beritasampit.co.id)

Copyright © 2020 Sampit