BKSDA Pos Sampit Evakuasi Satu Orang Utan yang Masuk Kebun Warga

BKSDA Pos Sampit Evakuasi Satu Orang Utan yang Masuk Kebun Warga

SAMPIT – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) pos jaga Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim) berhasil mengevakuasi satu individu orang utan jantan yang berumur sekitar 25 tahun.

“Pada hari ini Senin, 15 Juni 2020 pukul 07.20 WIB, pos Sampit menerima laporan via telpon dari warga yang bernama Jeck, ia memberitahukan tentang kemunculan dan gangguan Orang Utan di kebun Nanas miliknya,” ungkap Muriansyah, Komandan pos jaga Sampit BKSDA Kotim, Selasa 30 Juni 2020.

Lantas, pada pukul 08.00 WIB, pos Sampit melakukan observasi lokasi kemunculan dan gangguan Orang Utan. Lokasi gangguan berada di Jalan Lingkar Selatan, yakni Jalan Moh. Hatta

“Pada pengecekan di lapangan, satu individu Orang Utang berhasil ditemukan, dengan jenis kelamin betina. Namun Orang Utan sempat lari dan masuk ke semak-semak. Kita juga menemukan 3 sarang,” bebernya

“Selanjutnya, pada hari ini senin, 29 juni sekitar pukul 16.00 tim berhasil merescue 1 individu Orang Utan Jantan, umur sekitar 25 thn, berat 66 kg. Tim rescue, tim SKW II BKSDA Kalteng dan yayasan OFI, sementara ini masih ada 1 individu lagi di lokasi tersebut. Kita akan terus lakukan pemantauan. Sedangkan individu Orang Utan yang kita evakuasi di bawa ke kantor BKSDA, SKW II di pangkalan Bun setelah pemeriksaan oleh tim dokter, dan finyatakan sehat, akan dilepasliarkan di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP),” tutupnya. (Jimmy)

Viral: Orang Utan Muncul di Jalan Ujung Pandaran – Kuala Pembung

Viral: Orang Utan Muncul di Jalan Ujung Pandaran – Kuala Pembung

ORANG UTAN: IST/BERITA SAMPIT – Salah satu individu orang utan yang tertangkap kamera oleh pengguna jalan di antara Ujung Pandaran – Kuala Pembuang

SAMPIT – Sebuah unggahan insta story dari akun instagram @denscoot pada Kamis, 18 Juni pagi. Memperlihatkan satu individu Orang Utan (OU) di pinggir jalan Ujung Pandaran – Kuala Pembuang.

Melihat OU, pemilik akun tersebut mencoba mendekati primata yang hampir punah itu. Namun OU menjauh dan masuk ke dalam semak-semak.

Menanggapi hal tersebut, komandan pos jaga Sampit Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Kotawaringin Timur (Kotim), Muriansyah menyampaikan imbauan.

BACA JUGA:   Pemprov Kalteng Memperingati Hari Lingkungan Hidup se-Dunia

“Jika melihat OU, maka jangan mendekati, karena berbahaya, juga jangan berusaha menangkap, melukai, membunuh Orangutan tersebut bisa kena sanksi atau pidana dan segera melapor kepada petugas apabila melihat satwa liar yang dilindungi,” ungkap Muriansyah saat dikonfirmasi

Menurut Muriansyah, pihaknya juga tengah melakukan observasi pada suatu wilayah di kota Sampit karena menerima laporan OU merusak kebun nanas milik warga.
(jmy/beritasampit.co.id)

BACA JUGA:   Satgas Terpadu Berikan Teguran Pada Pengendara yang Tidak Gunakan Masker

Copyright © 2020 Sampit