Emas Merangkak Naik Hingga Rp 30.000 Per Gram

Emas Merangkak Naik Hingga Rp 30.000 Per Gram

ILHAM/BERITA SAMPIT – Suasana transaksi jual beli di Toko Emas Mitra Baru, Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM), Sampit, Senin 20 Juli 2020.

SAMPIT – Dalam sepekan ini, harga emas perhiasan mulai merangkak naik, seperti pada jenis emas 999 dan 750 yang mencapai rata-rata Rp 20 – 30 per gram.

Jika sebelumnya emas perhiasan 999 atau Amerika mencapai Rp 830.000, naik menjadi Rp 860.000, pada emas 750 atau emas putih dari Rp 730.000 bertambah jadi Rp 750.000 per gram.

Kemudian pada jenis emas 700 atau singapur, masih bertahan pada harga sebelumnya yakni sebesar Rp 650.000, sedangkan juga pada emas jenis 420 dan 375, juga mengalami kenaikan menjadi Rp 430.000 dan Rp 390.000 per gram.

BACA JUGA:   Gubernur Kalteng: Mau Selamat Dari Covid-19, Biasakan Hidup Disiplin

Sani pemilik Toko Emas Mitra Baru yang berada di pusat pertokoan emas Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit menungkapkan, naiknya harga emas ini dampak dari gejolak harga emas dunia yang tidak stabil.

“Saat ini harga emas masih naik turun tidak stabil. Kita sebagai pedagang otomatis mengikuti harga ini agar tidak merugi,” ungkapnya, Senin 20 Juli 2020.

BACA JUGA:   Rumah Betang di Ujung Pandaran Terancam Ambruk

Meski mengalami kenaikan, namun tidak berpengaruh terhadap transaksi jual beli, bahkan mendekati lebaran Idul Adha ini mulai meningkat sekitar 10 persen.

“Mungkin sudah new normal ini, jumlah pengunjung yang datang untuk berinvestasi emas juga meningkat. Apalagi peningkatan pengunjung sekitar 10 persen walaupun menjelang lebaran Kurban, menunjukan bahwa aktivitas masyarakat mulai berangsur normal,” tandasnya. (Cha/beritasampit.co.id).

New Normal, Transaksi Jual Beli Emas Mulai Normal

New Normal, Transaksi Jual Beli Emas Mulai Normal

ILHAM/BERITA SAMPIT – Suasana jual beli emas di toko Sani, salah seorang pedagang emas di PPM Sampit, Minggu 28 Juni 2020.

SAMPIT – Setelah hampir 3 bulan lamanya minat beli masyarakat terhadap emas anjlok akibat pandemi Covid-19, kini pelan-pelan masyarakat sudah mulai beradaptasi seiring transisi new normal.

Seperti yang diungkapkan Sani, salah seorang pedagang emas di Pertokon Emas Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, yang mengakui bahwa kondisi transaksi jual beli di tokonya sudah mulai normal dibandingkan beberapa bulan lalu.

“New normal, aktivitas jual beli di toko kami juga mulai normal, memang belum seperti hari normal, tapi peningkatan ini sudah membuat kami merasa senang karena bisa berjualan dengan nyaman, dan pelanggan juga merasa nyaman datang ke PPM ini,” ungkap Sani, Minggu 28 Juni 2020.

BACA JUGA:   Pemkab Kotim Siapkan Sanksi Adat untuk Pelanggar New Normal

Sebagai pedagang dirinya mengakui dampak Covid-19 sangat berpengaruh besar, bahkan telah melumpuhkan perekonomian para pedagang, karena minat beli masyarakat turun lantaran takut tertular dan harus membatasi aktivitas keluar rumah.

“Alhamdulillah dibandingkan setelah lebaran kemarin pengunjung yang datang sudah meningkat, dana kalau untuk jual dan beli masih berimbang. Saat ini pabrik yang memproduksi perhiasan di Surabaya (Jawa Timur) juga sudah beroperasi, jadi banyak pilihan perhiasan kalau pelanggan mau mampir ke toko kami,” paparnya.

BACA JUGA:   Parimus Ingatkan Seluruh Kades Jangan Sampai Abaikan Administrasi Dana Desa

Sementara itu, untuk harga emas perhiasan tidak mengalami perubahan yang cukup tinggi, seperti jenis perhiasan 999/Amerika masih di kisaran Rp 810.000, emas 750/ emas putih Rp 720.000 per gram.

Demikian juga pada emas yang saat ini jadi primadona masyarakat yakni jenis 700/singapure masih diharga Rp 625.000. Kemudian emas jenis 420 dan 375 masih sekitar Rp 400.000 dan Rp 370.000 per gram. (Cha/beritasampit.co.id).

Copyright © 2021 Sampit