DPRD masih Menunggu Eksekutif soal Penggeseran Anggaran untuk Tangani Covid-19

DPRD masih Menunggu Eksekutif soal Penggeseran Anggaran untuk Tangani Covid-19

IST/BERITA SAMPIT – Ketua DPRD Kotim Dra Rinie Saat Diwawancarai Awak Media Belum Lama Ini

SAMPIT – Hingga saat ini pembahasan anggaran untuk penanganan Covid-19 di tubuh Legislatif belum juga dilakukan.

Pasalnya pihak eksekutif atau pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih belum mengajukan secara resmi terkait wacana penggeseran anggaran tersebut ke pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

Ketua DPRD Kotim Dra Rinie menyebutkan sampai saat ini belum ada pengajuan dari pihak eksekutif untuk segera membahas anggaran tersebut.

BACA JUGA:   164 Desa/Kelurahan di Kotim Belum Mencukupi Target Pendaftaran PPS

“Belum ada,” pungkasnya singkat via WhatsApp Sabtu 11 April 2020.

Sementara saat disinggung hasil rapat internal dan juga Rapat Pimpinan (Rapim) yang dilakukan belum lama ini oleh DPRD menyangkut beberapa persoalan yang saat ini sedang terjadi di daerah.

Termasuk wacana pemerintah daerah berdasarkan hasil rapat koordinasi antara pihak lembaga legislatif dengan Bupati Kotawaringin Timur belum lama ini dia hanya menjelaskan posisi legislatif masih menunggu dari pihak eksekutif.

BACA JUGA:   Diduga Habitatnya Terganggu, Satu Keluarga Orang Utan Ini Serang Kebun Warga

“Iya kami masih menunggu dari eksekutif,” pungkasnya.

Sementara itu disisi lain Bupati Kotim H Supian Hadi sebelumnya kepada sejumlah wartawan juga sudah menyampaikan kisaran anggaran yang diwacanakan untuk penanganan Covid-19 berkisar diangka 200 miliar rupiah yang mana akan dibahas bersama DPRD.

(Drm/beritasampit.co.id)

Desa Wajib Tingkatkan Sosialisasi Pada Masyarakat Terkait Anjuran Pemerintah

Desa Wajib Tingkatkan Sosialisasi Pada Masyarakat Terkait Anjuran Pemerintah

Rimbun ST Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur Dari Dapil Kecamatan Telawang, Cempaga,Cempaga Hulu,dan Kota Besi.

SAMPIT – Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Rimbun ST mengingatkan, agar pihak pemerintah desa meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat terhadap ancaman penyebaran virus Covid-19 di wilayah hukum desanya masing-masing.

Legislator asal Dapil IV ini menegaskan tugas dan fungsi kepala desa (Kades) sudah jelas memberikan perlindungan kepada setiap warga masyarakatnya dengan sistem yang sudah dianjurkan oleh pemerintah pusat maupun daerah.

“Sosialisasi harus ditingkatkan kepada masyarakat, baik tentang pencegahan,  dan juga bahaya Covid19 ini seperti apa,termasuk mendisplinkan warganya agar tidak keluar rumah maupun kampungnya secara berlebih-lebihan dan bekerja sesuai dengan kebutuhan, kita ketahui masyarakat kita bermacam profesi jadi harus dimaklumi mereka butuh makan,” ungkap Rimbun. Jumat, 10 April 2020.

BACA JUGA:   Meresahkan Warga, Pengedar Sabu Kembali Diciduk Satresnarkoba Kotim

Disisi lain dia juga berharap warga masyarakat mematuhi apa yang disampaikan oleh pihak pemerintahan desanya sebagai kepanjangan tangan pemerintah pusat dan daerah dalam hal memutus mata rantai penyebaran Covid-19 saat ini di Kotim ini.

“Kepala Desa wajib memberikan pemahaman dan pengertian kepada masyarakat terkait hal ini, dan masyarakat juga kita harap bersabar dan terus lakukan upaya-upaya juga masing-masing dalam mencegah wabah Virus Corona ini dimulai dari keluarga dan diri sendiri,” tutupnya.

BACA JUGA:   Cegah Sebaran Corona, Bandar Udara Tjilik Riwut Disemprot Desinfektan

(Drm/beritasampit.co.id)

Copyright © 2020 Sampit