Program Sekolah Penggerak Dinilai Bakal Hilangkan Pola Mengajar Cara Lama

Program Sekolah Penggerak Dinilai Bakal Hilangkan Pola Mengajar Cara Lama

ARIFIN/BERITA SAMPIT – Perwakilan Disdik Kotim saat menghadiri gelar pameran karya yang diadakan sekolah penggerak yakni, SDN 2 Baamang Tengah, baru-baru ini.

SAMPIT – Adanya Program Sekolah Penggerak (PSP) tidak secara langsung akan mengubah pola mengajar cara lama. Sebab, selama ini guru dinilai merasa berada di zona nyaman.

“Maksudnya begini, pola lama yang acapkali kita lihat ketika guru datang dan masuk kelas kasih buku pelajaran kemudian murid disuruh mencatat,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kotim melalui Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Wahyudi, Jumat 18 November 2022.

Berkat adanya PSP tersebut, lanjutnya, pola lama itu akan hilang dengan sendirinya, karena program tersebut guru dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif sesuai dengan kurikulum merdeka belajar yang mulai tahun ini diterapkan di satuan pendidikan.

“Adanya PSP ini dengan implementasi kurikulum merdeka belajar, sekolah harus betul-betul bergerak, dalam artiannya, sekolah penggerak harus bisa bertransformasi untuk bisa kreatif dan berinovasi sesuai dengan plafon kurikulum merdeka,” tegas Wahyudi.

Untuk tahun ini, tambahnya, satuan pendidikan tidak semua menjadi sekolah penggerak, sehingga diharapkan bagi sekolah yang belum mengikuti PSP setidaknya ikut tahun depan.

“Selama ini kita berada di zona nyaman karena pola pelajaran yang begitu saja, dengan adanya PSP ini diharapkan didukung semua elemen pendidikan karena sekolah penggerak ada anggarannya melalui BOS kinerja,” pungkasnya. (ifin).

(Visited 6 times, 6 visits today)




Sumber: https://beritasampit.co.id/2022/11/18/program-sekolah-penggerak-dinilai-bakal-hilangkan-pola-mengajar-cara-lama/

Leave a Reply

Copyright © 2022 Sampit

BERITA

KONTAK

ABOUT

SAMPIT.ID adalah portal agregasi berita tentang kota Sampit (Kotawaringin Timur).

email: [email protected]

STAY CONNECTED

Copyright 2016-2022 Sampit.ID