NIK KTP Ketua Umum Yayasan Flobamora Dipakai Oknum Untuk Cairkan ke 4 Bank Surabaya

NIK KTP Ketua Umum Yayasan Flobamora Dipakai Oknum Untuk Cairkan ke 4 Bank Surabaya

Surabaya || Bratapos.com – Seorang bapak yang di tuakan dalam bidang suatu Yayasan, beliau adalah panutan bagi para anggota anggotanya, tanpa di nalar dan tanpa di sangka bapak ketua umum yayasan Flobamora David Donal Ariyanto mendapat musibah, Donal kaget bercampur kebingungan karena nomer NIK KTPnya telah terang terangan di pake atau di hacker oleh oknum yang mempunyai kepentingan, nomer induk kependudukannya(NIK) bapak David Donal Ariyanto di gunakan oknum/orang mendaftar kartu kredit di empat bank Surabaya,untuk bisa mencair dana tersebut.

“Kronologis kejadian simpan pinjam angunan debit kartu kredit telah berlangsung mulai tahun 2018 hingga tahun 2023, tersentak kabar buruk terdengar membuatnya berpikir drastis, David Donal Ariyanto AMp kini bergegas memakai Pengacara dari Peradin Dibertius Boimau SH MH, agar kasus yang menimpa David lebih cepat tertangani dengan baik.

Adapun nomer nik ktp pak David telah di salah gunakan simpan pinjam atau anggunan kartu kredit kepada Bank Besar yang ada di wilayah Surabaya Kota, dan akankah bank besar seperti itu mau bertanggung jawab, konfirmasi awak media tetap berlanjut demi mencari info yang valid.

Dibertius Boimau SH menjelaskan ” kami sebagai kuasa hukum dari pak David sangat tidak pantas pihak kreditur dalam hal ini, keempat bank besar yang di Surabaya itu diduga telah melanggar pasal Kelalaian dalam asas kehati-hatian perbankan, sehingga mencairkan dana kepada Debitur sebagai peminjam dana yang menggunakan Niknya Klien Saya dalam hal ini David “.

Lanjut masih Boijon, Sehubungan pencairan dana tersebut klien saya menerima Backlist dari Bank Indonesia, kerugian yang berdampak materil sangat besar berupa krisis kepercayaan terhadap klien saya,dan klien kami selaku Debitur apabila mengajukan pinjaman di perbankan ke bank seluruh Indonesia pasti terasa sulit kedepannya.

Oknum yang memakai NIK nya pak David kredit uang di bank bank besar itu sebagai berikut, Bank pertama Rp. 46.500.000, Bank kedua Rp. 33.750.500, Bank ketiga Rp 416.250.000 total semua dari ke tiga Bank tersebut sebesar Rp.496.500.000 , lalu berdasarkan keterangan dari Ducapil kota Surabaya bahwa NIK nya pak David adalah pemilik tunggal tidak ada orang lain selain pak David, celetuk Boijon saat kroscek ke Ducapil Surabaya.

Selanjutnya pihak keluarga pak David didampingi Kuasa Hukumnya melaporkan musibah yang menimpanya ke Ditreskrimsus Polda Jatim, di duga pihak pak David apabila mengajukan pinjaman di Bank mana pun, sehubungan adanya musibah yang menimpanya sudah pasti terbacklist dari Bank Indonesia (BI), selanjutnya kemaren pak David di panggil Ditreskrimsus Polda Jatim untuk dimintai keterangan karena sudah berkirim surat yang sifatnya pengaduaan secara tertulis, lalu pak David di BAP sama penyidik Krimsus Polda Jatim, pungkas kuasa hukumnya.

Dari pantauan tim awak media yang menginvestigasi di lapangan menyampaikan, semoga keempat bank tersebut bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya di Polda Jatim, tim awak media saat mengkonfirmasi kedua bank perihal musibah yang menimpa pak David tentang nomer NIK KTPnya yang di pakai oleh oknum yang berkepentingan jawabannya hampir sama yaitu, nanti pengaduan bapak saya sampaikan kepada pimpinan kami, begitulah ucapan dari Customer Service bank tersebut.

Alhasil tim awak media menyimpulkan, dengan cara apa bank bisa mencairkan pinjaman anggunan yang nomer NIKnya sama dengan orang lain, lantas keempat bank tersebut diduga kurang teliti dalam mengkroscek NIK ke si peminjam, dan sanggupkah bank yang ceroboh dan lalai dalam pelayanan simpan pinjam akan mau mengganti rugi nama baik David.


Sumber: https://bratapos.com/2023/01/25/nik-ktp-ketua-umum-yayasan-flobamora-dipakai-oknum-untuk-cairkan-ke-4-bank-surabaya/

Leave a Reply

Copyright © 2023 Sampit

BERITA

KONTAK

ABOUT

SAMPIT.ID adalah portal agregasi berita tentang kota Sampit (Kotawaringin Timur).

email: [email protected]

STAY CONNECTED

Copyright 2016-2022 Sampit.ID