NIK Jadi NPWP Tidak Membuat Semua Orang Wajib Bayar Pajak

NIK Jadi NPWP Tidak Membuat Semua Orang Wajib Bayar Pajak

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Direktur  Penyuluhan, Pelayanan, dan  Hubungan Masyarakat Neilmaldrin Noor mengatakan adanya pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) nanti, masyarakat akan semakin mudah dalam pemenuhan hak dan kewajiban perpajakannya.

“Contohnya, kalau sebelumnya harus repot memiliki dua kartu identitas, nanti cukup satu, KTP (Kartu Tanda Penduduk) saja. Tidak perlu repot mendaftar NPWP lagi,” kata Neil.

Namun, yang perlu dipahami bahwa penggunaan NIK sebagai NPWP tidak lantas membuat semua yang ber-NIK harus membayar pajak. Pemilik NIK yang wajib membayar pajak adalah yang NIK-nya sudah diaktivasi.

NIK baru diaktivasi jika pemilik NIK sudah memenuhi syarat subjektif dan objektif, yaitu sudah berusia 18 tahun dan  memiliki penghasilan di atas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yaitu 54 juta rupiah setahun untuk status belum  menikah dan tidak ada tanggungan (TK/0) atau omzet di atas Rp500 juta setahun khusus  untuk wajib pajak orang pribadi usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM).

“Konteks penggunaan NIK sebagai NPWP adalah kemudahan dan kesederhanaan administrasi, serta mendukung kebijakan satu data  Indonesia,  bukan  pengenaan  pajak kepada semua orang yang memiliki NIK,” ujar Neil menambahkan.


Sumber: https://www.ayobandung.com/bisnis/pr-793588933/nik-jadi-npwp-tidak-membuat-semua-orang-wajib-bayar-pajak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2022 Sampit

Subscribe dan Like!

Dapatkan informasi terbaru tentang Sampit secara realtime!

BERITA

KONTAK

ABOUT

SAMPIT.ID adalah portal agregasi berita tentang kota Sampit (Kotawaringin Timur).

email: [email protected]

STAY CONNECTED

Copyright 2017 Sampit.ID