Ini Penyebab Tingginya Angka Perceraian di Kotim

Ini Penyebab Tingginya Angka Perceraian di Kotim

SAMPIT – Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) merupakan daerah yang memiliki angka kasus perceraian terbesar di Kalimantan Tengah sebelum Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Kasus perceraian tersebut disebabkan oleh berbagai perkara, diantaranya yang mendominasi adalah perselisihan dan pertengkaran dalam rumah tangga.

“Dari 13 penyebab perceraian yang masuk di Pengadilan Agama Sampit dari bulan Januari sampai Desember tahun 2020 kemarin, perselisihan dan pertengkaran yang mendominasi,” ungkap Panitera Pengadilan Agama Sampit Muhammad Ikhwan, Selasa 5 Januari 2021.

Ikhwan menyebutkan, selain perselisihan dan pertengkaran, ekonomi juga menjadi penyebab tingginya kasus perceraian di Kotim.

“Gara-gara ekonomi juga lumayan banyak menjadi penyebab perceraian,” sebutnya.

Berdasarkan data yang masuk di Pengadilan Agama Sampit, 13 penyebab perceraian yang mendominasi tersebut diantaranya zina sebanyak 0, mabuk 0 kasus, madat 3 kasus, judi 0 kasus, meninggalkan salah satu pihak 48 kasus, dihukum penjara 4 kasus, poligami 1 kasus, KDRT 11 kasus, cacat badan 1 kasus, perselisihan dan pertengkaran terus-menerus 551 kasus, kawin paksa 1 kasus, murtad 6 kasus dan ekonomi 53 kasus.

(dev/matakalteng.com)

The post Ini Penyebab Tingginya Angka Perceraian di Kotim appeared first on Mata Kalteng.

Copyright © 2022 Sampit

BERITA

KONTAK

ABOUT

SAMPIT.ID adalah portal agregasi berita tentang kota Sampit (Kotawaringin Timur).

email: [email protected]

STAY CONNECTED

Copyright 2016-2022 Sampit.ID