Gerdayak Buka Suara Soal Keberadaan LSM GJL

Gerdayak Buka Suara Soal Keberadaan LSM GJL

IST/BERITASAMPIT – Ketua Umum Gerakan Pemuda Dayak, Yansen Binti.

SAMPIT –  Ketua umum Gerakan Pemuda Dayak Indonesia (Gerdayak), Yansen Binti membuka suara terkait dengan beredarnya berita di berbagai media masa tentang keberadaan dan aktivitas Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Jalan Lurus (LSM GJL).

Sebagaimana informasi sebelumnya, bahwa LSM tersebut belum melaporkanan diri ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik  (Kesbangpol), baik di tingkat provinsi Kalimantan Tengah hingga di ke tingkat kabupaten yakni Kabupaten Kotawaringin Timur.

Atas hal itu, Yansen menegaskan bahwa seharusnya secara hukum sebuah LSM harus melaporkan diri ke instansi terkait yang dalam hal ini Kesbangpol baik kabupaten atau Provinsi. Hal itu tidak lain agar memudahkan pihak pemerintah untuk dapat memantau aktivitas dari LSM tersebut, atau melakukan pembinaan.

“Terkait dengan LSM GJL ternyata tidak ada melaporkan diri, apalagi LSM  tersebut berdomisili  di Pati Jawa Tengah sana, hal ini sunguh sangat tidak tepat,” ucapnya, Selasa 22 November 2022.

Bagian yang juga menjadi sorotan Yansen Binti adalah tempat domisili DPW LSM GJL tersebut, dimana diketahui sekretariat   LSM GJL berada di Desa Pundu Kecamatan Cempaga Hulu.

“Kenapa tidak di provinsi atau di kabupaten? dan yang sungguh miris adalah pelantikan pengurus diberi fasilitas oleh pihak Kecamatan yaitu menggunakan fasilitas aula Kecamatan Cempaga Hulu, ini ada apa,” tanya ia.

Yang tak kalah luput dari sorotan Ketua umum Gerdayak itu adalah kejadian usai pengurus LSM GJL dilantik, dimana aparat kepolisian mengamankan beberapa orang pengurus yang terjerat kasus.

“Mencermati hal yang demikian, maka banyak pertanyaan terkait dengan LSM ini. Ada apa sebenarnya, aktivitas apa yang di lakukan oleh oknum pengurus LSM ini,” katanya.

Yansen berharap kepada setiap orang yang tergabung atau aktif dalam LSM agar sama-sama menjaga nama baik LSM dan agar beraktivitas untuk hal-hal yang sifatnya tidak merugikan daerah atau membuat gaduh daerah tanah dayak.

“Dan juga bagi LSM yang baru berdiri saran saya agar melengkapi diri dengan perizinan atau dokumen sebagaimana hukum berdirinya LSM dan untuk Kalteng pada umumnya LSM maupun lembaga lainnya. Banyak yang sudah mengurus tanah dayak dan masyarakat dayak, ada DAD, ada Batamad ada Gerdayak, ada Fordayak dan lainnya. Yang kesemuannya bertujuan melindungi, mengangkat harkat dan martabat masyarakat dayak,” tegasnya.

(im)

(Visited 6 times, 6 visits today)




Sumber: https://beritasampit.co.id/2022/11/22/gerdayak-buka-suara-soal-keberadaan-lsm-gjl/

Leave a Reply

Copyright © 2022 Sampit

BERITA

KONTAK

ABOUT

SAMPIT.ID adalah portal agregasi berita tentang kota Sampit (Kotawaringin Timur).

email: [email protected]

STAY CONNECTED

Copyright 2016-2022 Sampit.ID