Dokter Tifa Kritik Beli Minyak Goreng Curah Pakai NIK dan PeduliLindungi

Dokter Tifa Kritik Beli Minyak Goreng Curah Pakai NIK dan PeduliLindungi

Terkini.id, Jakarta – Aturan pembelian minyak goreng curah pakai Nomor Induk Kartu Keluarga atau NIK dan PeduliLindungi masih menuai pro dan kontra.

Aturan yang dikeluarkan oleh Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan ini pun mendapat kritik dari salah satu Dokter, yakni Dokter Tifa yang menyebut bahwa aturan ini adalah aturan pembodohan.

Melalui cuitannya di media sosial Twitter, yang dilihat pada, Rabu 29 Juni 2022, Dokter Tifa menyebut pembeli dibikin bodoh atau sinting jika rela mengikuti aturan pembelian minyak goreng curah ini.


“Kalau saya mending nggak beli minyak goreng Dok… nggak pakai minyak goreng juga kehidupan akan tetap berjalan”, komentar akun @ElaBungaE.

Selain itu, netizen pun menyentil DPR yang dinilai hanya diam saja setelah aturan ini diberlakukan di masyarakat, menurutnya negara ini sudah diatur suka-suka Luhut.

“Kenapa itu orang2 di DPR pada diam saja, negara itu diatur suka2 si Luhut saja, ataukah ada hubungan bisnis Minyak Goreng dengan Vaksin”, komentar akun @BasyaZulkifli.

Sebagai informasi, NIK menjadi syarat wajib pembelian minyak goreng curah. Hal ini diberlakukan untuk memberikan kepastian terhadap kepastian dan ketersediaan minyak goreng curah bagi seluruh lapisan masyarakat.

Aturan ini telah disosialisasikan oleh pemerintah pada Senin 27 Juni 2022, lalu. Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa nantinya pembelian minyak goreng curah wajib menggunakan NIK dan PeduliLindungi.


Sumber: https://makassar.terkini.id/dokter-tifa-kritik-beli-minyak-goreng-curah-pakai-nik-dan-pedulilindungi/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2022 Sampit

Subscribe dan Like!

Dapatkan informasi terbaru tentang Sampit secara realtime!

BERITA

KONTAK

ABOUT

SAMPIT.ID adalah portal agregasi berita tentang kota Sampit (Kotawaringin Timur).

email: [email protected]

STAY CONNECTED

Copyright 2017 Sampit.ID