Disdik Terima 400 Aduan PPDB Makassar Tiap Hari: Koordinat Salah-NIK Ganda

Disdik Terima 400 Aduan PPDB Makassar Tiap Hari: Koordinat Salah-NIK Ganda

Makassar

Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar mengungkap menerima 400 aduan dari orang tua calon siswa setiap hari di PPDB Makassar 2022 jenjang SD/SMP. Laporan didominasi persoalan kesalahan titik koordinat domisili calon peserta didik, hingga adanya nomor induk kependudukan (NIK) ganda.

“Rata-rata jumlah pengaduan terhadap data tersebut sebanyak 400 pengaduan setiap hari,” ungkap Kepala Disdik Makassar Muhyiddin dalam keterangannya, Kamis (23/6/2022).

Dia menjelaskan persoalan adanya kesalahan titik koordinat. Ini terjadi karena letak lintang dan bujur lokasi dari pendaftar yang umumnya masih diletakkan oleh operator di sekolah asal calon peserta didik di PAUD dan SD.

“Sehingga banyak sekali calon siswa yang tidak dapat melakukan pendaftaran dengan baik,” sambung dia.

Dia menekankan persoalan besar dalam sistem PPDB adalah validitas data yang ada dalam database yang akan di-generate menjadi sebuah proses seleksi. Makanya kemudian ditemukan sejumlah masalah terkait data termasuk adanya NIK ganda.

“Adanya nomor induk kependudukan yang ganda dan digunakan oleh orang yang berbeda secara aktif, dan sudah tertera dalam data Dapodik. Penelusuran data ini membutuhkan dukungan Disdukcapil,” beber Muhyiddin.

Muhyiddin juga mengaku aplikasi PPDB yang belum sepenuhnya siap oleh tim tim IT pengembang. Kondisi ini terlihat dari masih adanya algoritma dalam sistem pendaftaran dan seleksi yang belum tepat.

“Pelaksanaan PPDB 2022 telah berlangsung baik, namun masih terkendala secara eksternal kesiapan data siswa dan permintaan perbaikan oleh orang tua pendaftar yang masih sangat besar serta kendala internet, berupa kesiapan aplikasi PPDB,” bebernya.

Kendati begitu pihaknya akan menindaklanjuti semua laporan yang masuk akan diproses. Warga yang mendapati masalah saat pendaftaran bisa mengadukan persoalan di portal PPDB, termasuk di layanan kantor Disdik Makassar.

“Kami juga sudah memberikan jaminan kepada masyarakat Kota Makassar yang memberikan pengaduan, bahwa tidak akan ada masyarakat Kota Makassar yang kita rugikan,” tandas dia.

Dengan tingginya jumlah aduan terkait PPDB Makassar ini, membuat masa pendaftaran yang diawali dengan jalur zonasi ditambah hingga 28 Juni. Hal ini untuk memberikan kesempatan kepada calon peserta didik melakukan perbaikan data efek adanya kesalahan sistem.

“Sekarang ini kita jadwal perubahan, kita mulai 20-28, berarti 9 hari, dan pengumumannya tanggal 29 (Juni). Kemudian pendaftaran ulang itu tadinya 25-28 (Juni), sekarang 29 (Juni)-2 Juli. Jadi 4 hari pendaftaran ulang yang jalur zonasi,” pungkas Muhyiddin.

Sementara Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengaku perpanjangan pendaftaran PPDB ini gegara adanya kesalahan sistem PPDB. Salah satunya di awal pendaftaran server PPDB sempat down atau bermasalah.

“Kemarin kan ada sedikit crowded soal server, jadi kita tidak boleh menghitung itu sebagai operasional, jadi kita harus tambah waktunya,” jelasnya.

Simak Video “Ratusan Pembalap Liar di Makassar Adu Kecepatan di Arena Resmi
[Gambas:Video 20detik]
(sar/nvl)


Sumber: https://www.detik.com/sulsel/berita/d-6143821/disdik-terima-400-aduan-ppdb-makassar-tiap-hari-koordinat-salah-nik-ganda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2022 Sampit

Subscribe dan Like!

Dapatkan informasi terbaru tentang Sampit secara realtime!

BERITA

KONTAK

ABOUT

SAMPIT.ID adalah portal agregasi berita tentang kota Sampit (Kotawaringin Timur).

email: [email protected]

STAY CONNECTED

Copyright 2017 Sampit.ID