Data 105 Juta Penduduk Bocor, KPU Bantah Ada Peretasan Sipol

Data 105 Juta Penduduk Bocor, KPU Bantah Ada Peretasan Sipol

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) membantah kebocoran data 105.003.428 penduduk yang dijual di Breached Forums berasal dari KPU. Ia memastikan dana di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) aman.

Ia mengatakan tidak didapati data keanggotaan partai yang ada dalam aplikasi Sipol bocor.

“Kami komunikasi dengan pengembang Sipol, menyatakan hal yang sama. Terkait dengan informasi beredar, kami belum bisa komentari karena sampai saat ini tidak ada laporan apapun dari gugus tugas keamanan siber tentang data keanggotaan partai politik dalam sipol diretas. Sampai saat ini aplikasi Sipol dalam kondisi aman,” papar dia, kepada wartawan, Selasa (6/7).

Berdasarkan data Pusat Data dan Informasi, Idham menyampaikan header data yang ditampilkan Breached Forums berbeda dengan KPU. Di Breached Forums menampilkan jenis kelamin, nomor Kartu Keluarga, Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan disabilitas. Sementara KPU, menampilkan jenis kelamin, Kartu Keluarga, NIK, dan disabilitas.

“Melihat dari ID provinsi, kecamatan, kelurahan, itu bukan ID yang biasa kami tampilkan. Bahkan kalau melihat data tersebut, Sulawesi Selatan ID-nya, bukan itu,” tambah Idham.

Senada dengan Idham, Anggota KPU lainnya, Betty Epsilon mengaku telah menganalisanya. Dilihat dari koding dalam Breached Forums, ditegaskannya data tidak berasal dari KPU.

“Koding yang dilakukan dalam situs yang dimaksud bukan merupakan data yang dimiliki KPU,” tegas Betty.

Dia menyatakan, koordinasi KPU kepada tim satgas keamanan siber KPU telah dilakukan dan hasilnya semua sistem informasi masih kondusif kondisi keamanannya.

Sebelumnya, kebocoran data KPU dari Breached Forums, diunggah anggotanya dengan akun Bjorka pada 6 September 2022.

Bjorka memberi judul dalam unggahannya INDONESIA CITIZENSHIP DATABASE FORM KPU 105M. Logo KPU pun ditampilkannya.

Bjorka mengaku punya data 105.003.428 penduduk, meliputi data NIK, Kartu Keluarga, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, alamat, dan usia. Bjorka menjual data tersebut seharga US$5.000 atau Rp74,5 juta (kurs Rp14.900).

Data disimpan Bjorka dalam file berukuran 20 GB atau 4 GB setelah dikompres. Bjorka memberikan sekitar dua juta sampel data gratis sebgai pembuktian datanya asli.


Sumber: https://www.validnews.id/nasional/data-105-juta-penduduk-bocor-kpu-bantah-ada-peretasan-sipol

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2022 Sampit

BERITA

KONTAK

ABOUT

SAMPIT.ID adalah portal agregasi berita tentang kota Sampit (Kotawaringin Timur).

email: [email protected]

STAY CONNECTED

Copyright 2016-2022 Sampit.ID