Bupati Panggil Seluruh PBS Se-Kotim, Bantu Buka Jalan Penghubung Antar Desa

Bupati Panggil Seluruh PBS Se-Kotim, Bantu Buka Jalan Penghubung Antar Desa

SAMPIT – Pemerataan pembangunan infrastruktur jalan terus dimaksimalkan oleh Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dan salah satu solusi sehubungan minimnya anggaran di tengah Pandemi Covid-19, pemerintah mengajak kerjasama seluruh Investor Perkebunan Besar Sawit (PBS) yang berinvestasi di Kotim, membantu membuka infrastruktur jalan penghubung antar Desa, Dusun maupun Kecamatan.

“Kita tahu tahun 2020 tidak bisa terlaksana karena ada Refocusing anggaran, dan tahun 2021 pun kita tidak mengetahui apakah ada refocusing atau tidak. Sehingga untuk membangun dan mengangkat perekonomian Kotim, yang pertama harus ada infrastruktur jalan,”kata Bupati Kotim, Supian Hadi,

Pertemuan itu digelar merupakan hasil dari sambang desa dirinya tahun 2020 lalu, keseluruh dusun dan desa di Kecamatan Kotim. Melalui terobosan kerjasama ini, selain pengiritan anggaran dimasa pandemi, langkah ini juga sebagai awal pembangunan tanpa APBD.

“Pihak swasta membantu penyelesaian jalan di Kotim. Kalau peningkatan dan pengaspalan itu pemerintah,”ucapnya.

Supian juga meminta, masing-masing perusahaan menghitung berapa kilometer kewajiban mereka membantu, kemudian membuat laporan tentang kondisi jalan, pengerjaan sampai selesai.

“Biaya yang keluarkan perusahaan juga perlu dilaporan ke Bupati, kemudian meneruskan ke Bagian Ekonomi dan akan melapor ke forum CSR, sehingga kita tahu nantinya dengan rincian itu berapa biaya yang telah dikeluarkan investasi di Kotim ini membangun. Selama ini kita tidak tahu berapa keterlibatan pihak swasta di Kotim, Mungkin ada puluhan atau ratusan miliar kita tidak tahu,” paparnya

Diakuinya, total ruas jalan yang diminta perbaiki dan dibuka cukup panjang, dan jika dilaksanakan akan menghabiskan sekitar ratusan miliar jika menggunakan APBD Kotim.

“ibaratkan dari Kandan sampai ke Sarpatim saja sekitar 80 Km, kalau tembus semuannya sekitar 200 Km lebih,” tandasnya.

(Cha/beritasampit.co.id)

.fb-background-color {
background: !important;
}
.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}

Wajib Tahu, Begini Proses Vaksinasi Covid-19

Wajib Tahu, Begini Proses Vaksinasi Covid-19

SAMPIT – Bagi masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang ingin tahu bagaimana proses penyuntikan vaksin Covid-19, terutama yang mendapatkan pemberitahuan melalui SMS pemerintah untuk mendapatkan vaksin, begini proses pelaksanaannya.

Seperti simulasi yang dilaksanakan Puskesmas Baamang 1, Kecamatan Baamang, salah satu Fasilitas Kesehatan (Feskes) yang ditunjuk sebagai tempat vaksinasi, Selasa 19 Januari 2021.

Kepala Puskesmas Baamang 1, Supriadi menerangkan, sebelum proses pemberian vaksin Pertama, saat memasuki lokasi feskes, pasien wajib mengenakan masker, pemeriksaan auhu tubuh dan mencuci tangan ditempat yang telah disediakan.

Kemudian pasien bisa masuk menuju pelayanan pendaftaran di meja satu, dengan menunjukan sms bahwa terdaftar sebagai peserta yang menerima vaksin.

Setelah didaftar pasien diarahkan ke meja 2 yakni proses screening, dengan diperiksa petugas medis seperti tekanan darah dan lainnya, disini hasilnya akan ditentukan oleh dokter yang memeriksa apakah layak dilakukan imunisasi covid-19, apakah tidak.

Jika lolos, selanjutnya pasien diarahkan menuju meja tiga ke dalam ruangan imunisasi untuk melakulan penyuntikan vaksin oleh petugas, sesudah itu pasien akan menuju meja empat yang memberikan hasil serta surat pemberitahuan jadwal kapan kembali dilakukan penyuntikan vasin lagi.

Namun sebelum diperbolehkan pulang, terlebih dulu pasien wajib di observasi selama 15 menit, dengan diawasi tim medis guna mengetahui kondisi pasien terhadap reaksi vaksin tersebut.

Feskes sendiri telah menyiapkan tenaga kesehatan di observasi tersebut, sehingga jika terjadi hal yang tak diinginkan akan langsung ditangani tenaga medis.

“Mudah-mudahan dengan simulasi ini, masyarakat akan mengerti lebih jelas tentang bagaimana alurnya. Kedepannya masyaralat lebih mengerti dan jelas bagaimana mendapatkan vaksin.covid-19,” katanya

Untuk tahap pertama pemberian vaksin akan dilakukan pada tenaga kesehatan, dan Puskesmas Baamang 1 akan melayani vaksinasi dengan sasaran sebanyak 62 orang yang mendapatkan imunisasi.

Ditambahkan, Puskesmas Baamang 1 menargetkan 32 ribu sasaran untuk usia 18-59 tahun, namun tidak semua orang bisa mendapatkan vaksin, karena ada beberapa hal yang tidak memperbolehkan.

“Seperti ada penyakit Hipertensi, kecing manis, jantung, ginjal dan asma, itu adalah kategori yang tidak bisa mendapatkan suntikan vaksin covid-19,”ucapnya

Supriadi juga mengajak masyarakat tidak perlu takut dengan adanya pemberian vaksin ini, serta tidak mudah percaya dengan informasi yang tidak jelas terhadap vaksin tersebut.

(Cha/beritasampit.co.id)

.fb-background-color {
background: !important;
}
.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}

Anggaran Direfocusing, Bupati Kotim Gandeng PBS Benahi Infrastruktur Jalan Penghubung Desa

Anggaran Direfocusing, Bupati Kotim Gandeng PBS Benahi Infrastruktur Jalan Penghubung Desa

SAMPIT – Pandemi Covid-19 yang terus melanda membuat sejumlah anggaran  daerah dilakukan refocusing untuk penangan Covid-19 seperti tahun 2020 lalu. Anggaran di tahun 2021 juga masih dalam tanda tanya apakah dilakukan refocusing atau tidak. 

Hal ini membuat Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) menggandeng Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang ada di Kotim untuk kemajuan pembangunan daerah. “Tahun 2020 pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan tidak dapat terlaksana karena ada refocusing anggaran dan tahun ini apakah refocusing atau tidak, kita belum tahiu,” kata H Supian Hadi, Selasa 19 Januari 2021.

Orang nomor satu di Bumi Habaring Hurung ini mengungkapkan para PBS nantinya diminta untuk membantu Pemerintah Daerah (Pemda) setempat untuk memperbaiki infrastruktur jalan penghubung antar Desa dan Kecamatan. Pasalnya pembangunan maupun perbaikan infrastruktur jalan tidak dapat dilaksanakan pada tahun 2020 dengan alasan keterbatasan anggaran. 

“Untuk membangun dan mengangkat perekonomian di Kotim yang pertama adalah infrastruktur jalan harus mendukung,” ungkapnya. Supian Hadi yang langsung memimpin rapat dengan PBS Kotim memaparkan jalan penghubung Desa sekitar yang harus diperbaiki telah ditentukan untuk setiap Desa. 

Jumlah yang rencananya akan diperbaiki ada sekitar 40 jalan penghubung Desa yang ada di wilayah Kotim. “Desa-desanya dan koordinatnya sudah ditentukan tadi dan hari Jum’at lusa akan kita lakukan penandatanganan kerjasama pembangunan infrastruktur jalan penghubung antar Desa se Kotim,” paparnya. 

Dirinya menuturkan rapat perbaikan infrastruktur jalan ini merupakan hasil dari program sambang Desa dan Kecamatan yang ada di Kotim yang dirinya lakukan dari tahun lalu. Dari itu, dirinya mengetahui keadaan jalan yang menghubungkan antar Desa memang perlu dibenahi. 

(dev/matakalteng.com) 

The post Anggaran Direfocusing, Bupati Kotim Gandeng PBS Benahi Infrastruktur Jalan Penghubung Desa appeared first on Mata Kalteng.

Puskesmas Baamang I Gelar Simulasi Vaksinasi Covid-19 

Puskesmas Baamang I Gelar Simulasi Vaksinasi Covid-19 

SAMPIT – Puskesmas Baamang I, Kecamatan Baamang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menggelar simulasi imunisasi atau vaksin Covid-19. Hal tersebut, dilakukan sebagai upaya pihaknya nanti dalam proses vaksinasi tidak terjadi suatu kendala, selain itu sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat. 

Sehingga, mengetahui pelaksanaan imunisasi Covid-19. “Kami melakukan hal ini, agar bisa mensosialisasikan kepada masyarakat. Sehingga mereka lebih mengerti bagaimana alur pelaksanaan imunisasi nantinya,” ujar Kepala Puskesmas Baamang I Supriadi, Selasa 19 Januari 2021. 

Dirinya juga menjelaskan, Masyarakat yang akan divaksin dalam hal ini harus melaui 4 meja yaitu mulai dari pendaftaran dengan menunjukan SMS, pemeriksaan tekanan darah. Setelah itu dilanjutkan screening, apakah bisa dilakukan vaksinasi atau tidak. Masyarakat yang lolos atau memenuhi kreteria vaksin, maka langsung dilakukan penyuntikan  vaksin. Baru kemudian menerima print out jadwal vaksin kedua. 

Setelah dilakukan penyuntikan, warga kembali disuruh menunggu hingga 15 menit untuk diobservasi, jika tidak ada reaksi yang membahayakan kesehatan, baru diperbolehkan pulang. “Kalau terjadi reaksi, maka akan langsung ditangani di Puskesmas, hingga rujukan ke rumah sakit,” terang Supriadi. 

Sementara, Kasubbag TU Puskesmas Baamang I Widjaya Putra mengatakan, saat ini belum ada dilakukan vaksin di Kotim. Namun yang lebih dulu nantinya yakni tenaga kesehatan. “Di Baamang I ini ada 60 tenaga kesehatan, dan mereka yang akan diutamakan untuk di imunisasi Covid-19,” terang Widjaya.

(dev/matakalteng.com)

The post Puskesmas Baamang I Gelar Simulasi Vaksinasi Covid-19  appeared first on Mata Kalteng.

Camat Perlu Data Pasien Positif Covid-19 yang Melakukan Isolasi Mandiri

Camat Perlu Data Pasien Positif Covid-19 yang Melakukan Isolasi Mandiri

SAMPIT – Para camat menyambut baik kebijakan Pemerintah tentang pembentukan satuan tugas penanganan Covid-19 (STPC) di tingkat Kecamatan hingga RT. Namun pemerintah kecamatan berharap ada data para pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri dari Satgas kabupaten.

“Kami mengharapkan punya data pasien yang positif dan yang melakukan isolasi mandiri,” kata Camat Mentawa Baru Ketapang Sutimin.
Pasalnya selama ini data tersebut hanya diketahui oleh Satgas Kabupaten Kotim. Dan selama ini secara detail untuk data pasien yang positif belum disampaikan kepada Kecamatan. Sehingga untuk memudahkan dalam mengkondisikan bahwa wilayah mana yang berzona merah, pihaknya berharap memiliki data-data pasien tersebut.
“Kita memerlukan data itu kalau diperkenankan oleh Dinas Kesehatan karena itu kewenangan mereka,” papar Sutimin.
Sutimin menjelaskan, selama ini pihaknya melakukan pembelokan dan sosialisasi kepada lingkungan yang data pasien positifnya ada atau dimiliki pihak Kecamatan saja.
“Iya kita lakukan sosialisasi juga dan pembelokan wilayah tapi tidak semua sesuai dengan data yang kita tahu,” terangnya.

(dev/matakalteng.com)

The post Camat Perlu Data Pasien Positif Covid-19 yang Melakukan Isolasi Mandiri appeared first on Mata Kalteng.

Imbangi Program Food Estate, Polres Kotim Ikut Andil Wujudkan Desa Isen Mulang

Imbangi Program Food Estate, Polres Kotim Ikut Andil Wujudkan Desa Isen Mulang

SAMPIT – Program food estate merupakan program ketahanan pangan Pemerintah Pusat yang dipusatkan di Kalimantan Tengah (Kalteng) tepatnya di Kabupaten Pulang Pisau. Meskipun demikian, untuk kabupaten lainnya yang ada juga harus mengimbangi program ketahanan pangan tersebut.

“Memang di Kotim tidak ada program ketahanan pangan dari Pemerintah Pusat, namun kita diimbau untuk mengimbangi melalui program kampung tangguh atau Desa Isen Mulang,” kata Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, Senin 18 Januari 2021.

Lanjutnya, Polres Kotim akan turut andil  untuk mewujudkan Desa Isen Mulang. Dalam hal ini ada tiga kriteria yang harus diperhatikan, pertama adalah masalah Mitigasi Covid-19, kedua masalah penanggulangan Karhutla dan ketiga adalah ketahanan pangannya. “Yang ketiga inilah harus kita kuatkan yaitu ketahanan pangannya,” ungkapnya.

AKBP Abdoel Harris Jakin memaparkan langkah awal yang akan dilakukan adalah berkoordinasi dengan Dinas terkait, seperti Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, untuk mengetahui Desa yang memiliki potensi terhadap ketahanan pangan.

“Kita akan koordinasi terlebih dahulu dengan Dinas terkait untuk mengetahui Desa-desa mana saja yang memiliki lahan luas untuk pertanian dan peternakan,” paparnya. Selain itu,untuk mewujudkan Desa Isen Mulang penegakan hukum dibidang lingkungan hidup, ilegal logging maupun ilegal mining akan semakin diperketat dan membenahi secara perlahan-lahan. 

Menurutnya yang terpenting saat ini adalah melakukan kegiatan yang sifatnya memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait lingkungan hidup serta pencegahan terhadap kerusakan lingkungan hidup. Jika hal tersebut memang sulit untuk diterapkan barulah penegakan hukum.

“Saya juga sudah minta dengan rekan-rekan reserse untuk melakukan pemetaan masalah lingkungan hidup yang terjadi di Kotim. Dengan harapan Desa Isen Mulang di Kotim dapat segera terwujud untuk ketahanan pangan terutama di masa pagebluk Covid-19 seperti saat ini.

(dev/matakalteng.com)

The post Imbangi Program Food Estate, Polres Kotim Ikut Andil Wujudkan Desa Isen Mulang appeared first on Mata Kalteng.

Tidak Semua Fasilitas Kesehatan Boleh Melakukan Vaksinasi Covid-19, Kenapa?

Tidak Semua Fasilitas Kesehatan Boleh Melakukan Vaksinasi Covid-19, Kenapa?

SAMPIT – Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Multazam K Anwar mengatakan bahwa pelaksanaan vaksin Covid-19 hanya dapat dilakukan oleh fasilitas kesehatan (Faskes) yang telah terdaftar di Kementerian Kesehatan. Sehingga tidak sembarang tempat atau orang bisa melakukan vaksinasi tersebut.

Di Kotim sendiri menurutnya ada sebanyak 22 fasilitas layanan kesehatan yang diperbolehkan atau direkomendasi untuk melakukan vaksinasi.

“Ada rangkaian ketat prosedur tetap terkait vaksinasi Covid-19. Pendaftaran, pemilihan atau penetapan fasilitas kesehatan, sms blast untuk tiket, sampai dengan sertifikat vaksin. Itu cuma bisa dikeluarkan oleh fasilitas layanan kesehatan yang ditunjuk Pemerintah,” kata Multazam K Anwar, Minggu 17 Januari 2021.

Sehingga ia menghimbau kepada masyarakat Kotim untuk waspada dan tidak sembarangan melakukan vaksin Covid-19, terutama jika ada oknum tenaga medis yang menawarkan penyuntikan vaksin.

Multazam juga meminta kepada masyarakat untuk menanti jadwal vaksinasi yang sudah direncanakan Pemerintah. Sebab untuk gelombang pertama yakni periode Januari-April 2021 ini Pemerintah memang sudah memprogramkan vaksinasi diprioritaskan kepada tenaga medis, petugas publik.

Sementara untuk gelombang kedua pada periode April 2021-Maret 2022 diperuntukkan pada masyarakat rentan yakni daerah dengan resiko penularan tertinggi. Juga masyarakat lainnya yakni pendekatan kluster sesuai dengan ketersediaan vaksin.

“Saya minta untuk masyarakat bersabar menunggu giliran mendapatkan vaksin. Jangan sembarangan melakukan vaksin secara mandiri karena hal itu diluar pantauan kami,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kotim dr Faisal Novendra Cahyanto menambahkan, fasilitas pelayanan yang boleh melakukan vaksinasi harus ditunjuk oleh Pemerintah. Dari 22 fasilitas layanan kesehatan yang direkomendasikan ditegaskan Faisal tidak ada satu pun merujuk ke tempat dokter praktek mandiri.

(dev/matakalteng.com)

The post Tidak Semua Fasilitas Kesehatan Boleh Melakukan Vaksinasi Covid-19, Kenapa? appeared first on Mata Kalteng.

Agar Warga Taat, Pasang Spanduk 4 Fokus Polda Kalteng Lokasi Keramaian

Agar Warga Taat, Pasang Spanduk 4 Fokus Polda Kalteng Lokasi Keramaian

SAMPIT – Untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), akan pentingnya mentaati edaran 4 Fokus Polda Kalimantan Tengah, selain sosialisasi langsung ke masyarakat, juga memasang spanduk dengan titik sasaran pusat keramaian di dua Kecamatan wilayah hukum Polsek Antang Kalang, yakni di komplek pasar Desa Tumbang Kalang dan halaman Rumah Kantor Poldes Agung Mulya Desa Agung Mulya, Kecamatan Telaga Antang.

Pemasangan spanduk di lokasi keramaian itu bertujuan bisa dibaca oleh masyarakat, paham dengan 4 Fokus Polda Kalteng yang bertuliskan Penanganan Covid-19, Penanganan Karhutla, Pengawalan Food Estate dan Penanganan Kasus Lingkungan Hidup.

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, melalui Kapolsek Antang Kalang Iptu Sapril Nyampai, menjelaskan, kegiatan memasang spanduk mengenai 4 Fokus Polda Kalteng, supaya masyarakat dapat melihat dan mengetahui apa saja pekerjaan yang menjadi prioritas pimpinan Kepolisian di Polda Kalteng, sehingga masyarakat dapat memahami apa yang dilarang dan tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum.

“Nantinya akan kita lanjutkan pemasangan di beberapa desa dengan tujuan masyarakat tahu fokus kerja kita sesuai arahan pimpinan (Kapolda), contoh Illegal Logging, Illegal Minning dan Karhutla jangan coba-coba lakukan, pasti kita tangani dan proses sesuai hukum,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa pada 4 Fokus tersebut, masyarakat bisa tahu bahwa kita Polri khususnya Polsek Antang Kalang benar-benar serius dalam penanganan masalah penyebaran Covid-19.

“Kita harapkan masyarakat mematuhinya, sehingga tidak terdapat pelanggaran atau tindak pidana di Wilkum Polsek Antang Kalang, kemudian tidak kalah penting adalah dapat meminimalkan penyebaran dan masuknya covid-19 di wilayah Antang Kalang dan Telaga Antang,” pungkasnya. (Cha/beritasampit.co.id).

.fb-background-color {
background: !important;
}
.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}

Polsek Antang Kalang Sosialisasikan Protkes Covid-19 di Ranting PSHT

Polsek Antang Kalang Sosialisasikan Protkes Covid-19 di Ranting PSHT

SAMPIT – Upaya mengingatkan pentingnya menjalankan protokol kesehatan (protkes) Covid-19, pada masyarakat di wilayah hukum Polres Kotawaringin Timur (Kotim), terus digalakan.

Seperti sosialisasi protkes yang digelar Polsek Antang Kalang dengan menyambangi salah satu ranting perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Desa Beringin Agung, Kecamatan Telaga Antang, Minggu 17 Januari 2021.

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, melalui Kapolsek Antang Kalang Iptu Sapril Nyampai, menjelaskan bahwa kegiatan patroli menyambangi langsung masyarakat adalah kegiatan rutin yang selalu dilaksanakan oleh anggota Polsek, untuk menjaga situasi Kamtibmas.

Bukan hanya itu, patroli sambang juga mensosialisasikan anjuran pemerintah mengenai protkes dimasa pandemi Covid-19, sekaligus menyampaikan 4 fokus Polda Kalteng yakni Penanganan Covid-19, Penanganan Karhutla, Pengawalan food Estate dan Penanganan Kasus Lingkungan Hidup.

”Dengan langsung menyambangi, masyarakat bisa langsung mendengar dan mengetahui akan pentingnya untuk mematuhi protkes dan memahami 4 fokus Polda Kalteng, sehingga tidak terjadi pelanggaran prokes bahkan tindak pidana sebagai mana dimaksud pada 4 fokus Polda Kalteng yakni illegal logging, illegal mining dan karhutla” pungkasnya.

(Cha/beritasampit.co.id)

.fb-background-color {
background: !important;
}
.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}

Copyright © 2021 Sampit