Pembeli dan Penjual Abaikan Prokes, Pasar Ramadan Terancam Ditutup

Pembeli dan Penjual Abaikan Prokes, Pasar Ramadan Terancam Ditutup

SAMPIT – Sikap tegas Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), memutus mata rantai penyebaran Covid-19, patut diacungkan jempol. Pasalnya, pihaknya ancam pasar Ramadan akan ditutup apabila penjual dan pembeli abaikan penerapan protokol kesehatan.

“Kami ingatkan kembali baik pengunjung, pembeli maupun penjual wajib pakai masker, terapkan 3M, mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak, apabila hal ini sering diabaikan, pasar Ramadan akan ditutup,” ucap Ketua RT 02 Baamang Tengah, Muhammad Nasir pada saat mengimbau pedagang dan pembeli di pasar Ramadan Baamang Tengah, Jumat 16 April 2021.

Menurutnya, sudah banyak laporan bahwa di pasar Ramadan sering ditemukan para pengunjung tanpa gunakan masker, sehingga ada kesan dibiarkan tanpa tindakan. Padahal, Peraturan Daerah (Perda) Kotim tentang pelanggar prokes dikenakan sanksi tegas.

“Kami hanya sebatas memberikan imbauan, kalau tetap mengabaikan kemungkinan besar izin dari Satgas Covid-19 akan dicabut dan pasar Ramadan akan ditutup,” tegas Nasir.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Camat Baamang Gusti Mukafi mengimbau kepada para penjual maupun pembeli hendaknya utamakan prokes.

Sebab, kata dia, jangan sampai terjadi klaster Covid-19 selanjutnya lantaran penjual maupun pembeli telah mengabaikan apa yang sudah ditentukan.

Pantauan Berita Sampit, di Kecamatan Baamang ada beberapa titik pasar Ramadan, yakni di Jalan Muchran Ali, Jalan Suka Bumi, Jalan Tidar dan pasar Alkamal Jalan Hasan Mansyur. (ifin/beritasampit.co.id).

.fb-background-color {
background: !important;
}
.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}

Temukan Pembeli Tanpa Masker, Camat Baamang: Kami Hanya Mengimbau

Temukan Pembeli Tanpa Masker, Camat Baamang: Kami Hanya Mengimbau

SAMPIT – Menindaklanjuti banyaknya laporan masyarakat di pasar ramadan khususnya di depan gang Sehari, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), pembeli ada yang tidak gunakan masker, ternyata benar.

“Kami dari pihak kecamatan dan kelurahan baamang tengah serta unsur Muspika Baamang gerak cepat turun lapangan mengecek laporan tersebut, ternyata, masih ada beberapa pembeli terlihat tidak gunakan masker saat berbelanja,” ucap Pelaksana tugas Camat Baamang Gusti Mukafi saat berada di pasar Ramadan, Kamis 15 April 2021.

Sesuai dengan surat izin yang dikantongi pengelola pasar Ramadan, lanjutnya, salah satu tugasnya adalah menegur pembeli apabila ditemui tanpa masker ketika akan berbelanja.

Selain itu, tambahnya, pihak pengelola juga diharapkan menyediakan air mengalir untuk cuci tangan dan mengawasi antara pembeli agar jaga jarak.

“Kami tidak menindak hanya sebatas mengimbau, tujuannya untuk memutus penyebaran covid-19 di Kecamatan Baamang,” ujar Mukafi.

Sementara itu, Lurah Baamang Tengah Zikrillah menegaskan bahwa pasar Ramadan yang masuk dalam pengawasan pihaknya hanya di depan gang Sehari.

“Kami mengimbau kepada pembeli maupun penjual di pasar Ramadan Baamang Tengah, utamakan protokol kesehatan demi memutus penyebaran covid-19,” saran Zikrillah.

(ifin/beritasampit.co.id)

.fb-background-color {
background: !important;
}
.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}

Camat Bersama Ketua TP-PKK Pulau Hanaut Anjangsana Ke 3 Desa, Ini Pesannya

Camat Bersama Ketua TP-PKK Pulau Hanaut Anjangsana Ke 3 Desa, Ini Pesannya

SAMPIT – Mengawali tugas sebagai Pelaksana tugas (Plt) Camat bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), mengadakan anjangsana di 3 desa yakni, Bamadu, Penyaguan dan Hanaut.

“Tujuan anjangsana dengan beberapa kades, kader-kader PKK dan sekaligus menyapa warga desa karena baru bertugas,” ucap Plt Camat Pulau Hanaut Sufiansyah disela-sela anjangsana, Sabtu 10 April 2021.

Ada beberapa hal menarik ditemui saat anjangsana yakni, bertemu dengan para lansia di Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Nusa Indah, Desa Bamadu.

Pada kesempatan itu, Plt Camat Pulau Hanaut Sufiansyah mengingatkan terutama kepada para lanjut usai yang hadir di Posbindu. Dia menyampaikan betapa pentingnya menerapkan protokol kesehatan selama pandemi covid-19.

“Jaga jarak, tetap gunakan masker ketika berada di luar rumah dan sering-sering cuci tangan gunakan air mengalir, cuci tangan dengan air lebih efektif karena virus langsung mati,” ucapnya dihadapan yang hadir.

Usai anjangsana di Desa Bamadu, rombongan melanjutkan ke Desa Penyaguan. Di Desa yang dipimpin Kepala Desa Zainal Abidin sedang mengadakan dua acara yang dipusatkan balai desa setempat.

“Ada dua acara ini yakni, pengukuhan tim relawan pemutakhiran data SDGs Desa dan penyerahan buku tabungan BLT-DD,” ujar Kepala Desa Zainal Abidin.

Setelah makan siang bersama, anjangsana dilanjutkan ke Desa Hanaut. Desa tua diantara 14 desa lainnya di Kecamatan Pulau Hanaut itu, Kepala Desa Hanaut Nanang Qosim memaparkan tentang produk unggulan desa salah satunya pengolahan keripik pisang.

Sementara itu, Plt Camat Pulau Hanaut Sufiansyah mengharapkan manfaatkan gadget dengan sebaik-baiknya karena sekarang zaman keterbukaan informasi.

“Melalui gadget para UMKM bisa menjual berbagai produk olahan melalui online, melalui gadget masyarakat juga bisa mengetahui perkembangan desa-desa lainnya entah itu bidang pertanian maupun pemberdayaan masyarakat,” ujar Sufiansyah yang juga menjabat Sekcam Baamang definitif ini.

Hanya waktu yang membatasi anjangsana untuk 3 desa tersebut. Usai Ashar rombongan melanjutkan perjalanan pulang naik kelotok ‘Bapinang Sakti’ menuju penyeberangan antar Kecamatan Pulau Hanaut dengan Mentaya Hilir Selatan.

(ifin/beritasampit.co.id)

.fb-background-color {
background: !important;
}
.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}

Pasar Ramadan akan Digelar di Taman Kota Sampit

Pasar Ramadan akan Digelar di Taman Kota Sampit

SAMPIT – Pemerintah daerah Kotawaringin Timur (Kotim) tahun 2021 tetap akan melaksanakan Pasar ramadan, bahkan ada beberapa tempat yang sudah sempat dilakukan pengecekan ketigai tempat lokasi pasar ramadan 1442 Hijriyah.

“Kemarin ada tiga lokasi yang kita lakukan pengecekan, ada halaman parkir pasar eks mentaya, halaman depan panggung di dalam taman kota dan pasar rakyat Jalan Ahmad Yani yang belum fungsional,” kata Halikinnor, Bupati Kotim, Kamis 8 April 2021.

Setelah melakukan rapat koordinasi sekaligus teknis dengan instansi terkait. Akhirnya diputuskan halaman taman kota sampit depan panggung yang dijadikan tempat pasar ramadan. Sebelumnya muncul isyarat dari hasil pengecekan yang dipilih adalah pasar rakyat mentaya Jalan Ahmad Yani.

“Jadi pasar ramadan nanti akan kita laksanakan di halaman dalam taman kota Sampit. Nantinya akan kita atur sedemikian rupa untuk penerapan protokol kesehatan yang ketat,” beber Halikin.

Selain itu, pihaknya mensiasati pintu keluar dan pintu masuk pengunjung agar mengurangi kerumunan. Sehingga penyebaran dan penularan Covid-19 dapat tertekan.

“Keputusan kita terkait mengadakan pasar ramadan nantinya berdasarkan banyak permintaan dari masyarakat. Karena tahun lalu kita tidak melaksanakannya,” tutup Halikin.

Sementara itu, panggung yang berada di taman kota sampit akan dipergunakan untuk pertunjukan religi.

(Jmy/beritasampit.co.id)

.fb-background-color {
background: !important;
}
.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}

Copyright © 2021 Sampit