Buang Sampah Tidak Pada Tempatnya Terancam Sanksi, Wabup Irawati Imbau Warga Buang ke Depo

Buang Sampah Tidak Pada Tempatnya Terancam Sanksi, Wabup Irawati Imbau Warga Buang ke Depo

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT – Sejumlah pemilik tanah dan rumah yang ada di Jalan Pelita Barat Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur mengeluhkan banyaknya sampah dipinggiran jalan.

Lokasi jalan pelita barat yang selama ini bersih,  kini menjadi kotor lantaran banyaknya sampah yang dibuang dipinggiran jalan sehingga membuat pemandangan kurang sedap dipandang mata..

Hal tersebut juga dikeluhkan warga yang memiliki rumah di sekitar kawasan tersebut, karena bau sampah menyengat karena ulah warga yang tidak mengindahkan kebersihan lingkungan.

Keluhan warga tersebut sampai ke Wakil Bupati Irawati, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotawaringin Timur yang kemudian, Selasa (28/6/2022) melakukan kunjungan ke lokasi.

Baca juga: Tanah Adat Kotim Bakal Diberi Sertifikasi, Pemkab Kotim Buat Perda Lindungi Cagar Budaya

Baca juga: Porprov Kalteng 2023, Kotim Jadi Tuan Rumah Stadion 29 Nopember Disulap Berstandar Nasional

Baca juga: Popprov Kalteng 2022, Kotim Targetkan Juara Umum Bupati H Halikinnor Siapkan Bonus Atlet Berprestasi

Pantauan di lokasi tersebut, tumpukan sampah memanjang dipinggiran  Jalan Pelita Barat yang menimbulkan bau tidak sedap serta pemandangan yang tidak enak dipandang mata.

Wakil Bupati Kotim Irawati, mengimbau warga untuk tertib membuang sampah di depo sampah yang dibangun dinas lingkungan hidup (DLH) Kotim.

“Jaraknya sekitar 2 kilometer, silakan membuang di depo sampah itu, dan jangan membuang sampah dipinggiran jalan pelita Barat ini, karena disini bukan tempat pembuangan sampah, akan ada sanksi bagi warga membuang sampah bukan pada tempatnya,” ujarnya.

Pembuangan sampah bukan pada tempatnya tersebut juga mendapat protes dari sebagian masyarakat yang merasa terganggu sehingga melapor kepada pihaknya. 

“Ya benar, memang ada warga yang memprotes pembuangan sampah dipinggiran jalan ini, kami mengimbau agar jangan lagi membuang sampah disini, karena kita sudah ada depo sampah di jalan pelita, silakan buang di depo sampah,” pintanya.

Wabup menegaskan, warga yang membuang sampah serampangan dipinggiran jalan akan dikenakan sanksi sehingga diharapkan jangan adalagi yang membuang sampah serampangan.

Sementara itu Kepala DLH Kotim, H Makmur mengatakan, pihaknya masih akan menambah depo sampah di Sampit, karena depo yang ada belum ideal.

“Kami memiliki Depo sampah ada delapan yakni 4 depo, dengan  daya tampung cukup besar dan empat lagi daya tampungnya kecil. Ini untuk kapasitas 100 ton perhari sampah yang ditampung memang masih belum ideal,” ujarnya.

Dia menegaskan, dengan menghitung jumlah depo yang ada dengan jumlah sampah belumlah ideal depo yang ada sehinggsa masih akan dibangun beberapa depo lagi.

Sebuah alat berat tampak digunakan untuk mengeruk sampah yang ada dipinggiran Jalan Pelita Barat Sampit. Pinggiran jalan tersebut dipenuhi sampah limbah keluarga, industri hingga pembuangan bangkai yang mengganggu warga yang bemukim dikawasan tersebut. Lokasi tersebut akan dipasangi garis oleh DLH dan dipasang plang larangan membuang sampah.

“Selain itu jumlah armada untuk pengangkutan sampah yang ada saat ini juga masih belah cukup, sehingga memang perlu dilakukan penambahan lagi,” terangnya. (*)




Sumber: https://kalteng.tribunnews.com/2022/06/28/buang-sampah-tidak-pada-tempatnya-terancam-sanksi-wabup-irawati-imbau-warga-buang-ke-depo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2022 Sampit

Subscribe dan Like!

Dapatkan informasi terbaru tentang Sampit secara realtime!

BERITA

KONTAK

ABOUT

SAMPIT.ID adalah portal agregasi berita tentang kota Sampit (Kotawaringin Timur).

email: [email protected]

STAY CONNECTED

Copyright 2017 Sampit.ID