Warga Kotim Diimbau Tidak Memberikan Uang Pada Pengemis

Warga Kotim Diimbau Tidak Memberikan Uang Pada Pengemis

SAMPIT – Akhir-akhir ini kemunculan gelandangan dan pengemis (Gepeng) semakin marak di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Bahkan menurut Plt Kasatpol PP Kotim Rihel, pihaknya telah beberapa kali melakukan razia untuk menertibkan gepeng.

Namun ujarnya, meski sudah beberapa kali dilakukan razia kemunculan gepeng masih terus terjadi. Pasalnya dari beberapa kali pihaknya melakukan razia, gepeng ini selalu bersembunyi sehingga tidak bisa diamankan.

“Untuk itu kami mengimbau agar masyarakat jangan memberikan uang kepada pengemis dengan modus apapun,” ujarnya, Minggu 10 Januari 2021. Karena menurutnya, memberikan uang kepada para pengemis akan memicu kemunculan pengemis lainnya. Sehingga nantinya akan bertambah banyak gepeng di Sampit ini.

“Jangan berikan uang untuk pengemis dengan modus apapun. Karena saya lihat saat ini bermacam-macam, ada yang dengan kostum badut, ada juga yang menjadi manusia silver,” beber Rihel.

Lanjutnya, penghasilan menjadi pengemis lumayan besar. Berkisar dari Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu per hari. Sehingga jika masyarakat terus-terusan memberikan uang, maka para pengemis ini akan semakin banyak bermunculan.

“Lebih baik memberikan sumbangan ke masjid-masjid atau kepada masyarakat yang memang membutuhkan. Karena solusi agar pengemis ini tidak ada lagi dengan cara jangan memberi uang,” tutupnya.

(dia/matakalteng.com)

The post Warga Kotim Diimbau Tidak Memberikan Uang Pada Pengemis appeared first on Mata Kalteng.

Sumber: Mata Kalteng

Copyright © 2021 Sampit
%d bloggers like this: