UPDATE : Kotim  59 ODP Tersebar di 11 Kecamatan, 6 PDP, 3 Positif

UPDATE : Kotim  59 ODP Tersebar di 11 Kecamatan, 6 PDP, 3 Positif

IST/BERITA SAMPIT : Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), saat melakukan konferensi pers, terkait status tanggap darurat di Kotim, Minggu 05 Maret 2020 kemarin.

SAMPIT – Sebanyak 59 Orang Dalam Pemantauan (ODP), tersebar di 11 kecamatan, dari 17 kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Jumlah tersebut merupakan update data Gugus Tugas Covid-19 Kotim, 6 April 2020, pukul 12.00 WIB, yang dilansir melalui situs resminya siaga.kotimkab.go.id.

Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat ada 6 orang. Setelah melakukan tes swab,  hasilnya, tiga dinyatakan positif.

Tiga pasien positif corona ini seperti yang disampaikan Bupati Kotim, Supian Hadi, pada konferensi pers sehari sebelumnya, dalam penanganan medis dan dirawat di RSUD dr. Murjani Sampit, hingga Kotim dinyatakan zona merah, khususnya di kecamatan asal pasien tersebut.

Update Covid-19 di Kotim.

Adanya kasus positif ini, Supian Hadi menaikan status dari siaga darurat menjadi tanggap darurat corona.

“Kabupaten Kotawaringin Timur yang sebelumnya zona kuning sekarang menjadi zona merah. Statusnya juga kita naikkan dari siaga darurat menjadi tanggap darurat,” katanya.

BACA JUGA:   Ditsamapta Polda Kalteng Bagikan Cairan Antiseptik dan Disinfektan Untuk Masyarakat

Zona merah di Kotim terdapat di 3 kecamatan yang merupakan asal pasien, yakni Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Baamang dan Kota Besi, masing-masing satu kasus positif corona.

Supian Hadi meminta seluruh Camat dan jajaran pemerintahan dibawahnya, lurah dan kepala desa, serta RT/RW agar lebih memberikan edukasi dan imbauan kepada warganya untuk tetap mematuhi anjuran pemerintah. Yakni tinggal di rumah dan tidak melakukan aktivitas di luar apabila tidak ada kepentingan, selalu memakai masker, berperilaku hidup bersih dan sehat, selalu cuci tangan dengan sabun/hand sanitizer, guna mencegah sekaligus memutus mata rantai persebaran virus corona.

Dirinya juga meminta kepada warga yang baru datang dari luar daerah, terlebih dari daerah untuk melapor ke RT/RW atau lurak/kepala desa untuk didata.
Selanjutnya, warga tersebut diminta secara sukarela melakukan karantina mandiri selama 14 hari.

BACA JUGA:   Dishub dan Dinas PUPR Kobar Melakukan Pendataan Kendaraan Bermuatan Milik Jasa Transportasi

Apabila pendatang tersebut mengalami gejala sakit, agar melakukan pemeriksaan kesehatan di fasilitas kesehatan yang terdekat.

Berikut 11 kecamatan sebaran ODP dan PDP di Kotim :

– Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, ODP 6, PDP 2, Positif 1 orang.
– Kecamatan Baamang, ODP 13, PDP 1, Positif 1 orang.
– Kecamatan Kota Besi, ODP 12, PDP 1, Positif 1 orang.
– Kecamatan Cempaga, ODP 6 orang.
– Kecamatan Cempaga Hulu, ODP 1 orang.
– Kecamatan Parenggean, ODP 8, PDP 2 orang.
– Kecamatan Mentaya Hulu, ODP 1 orang.
– Kecamatan Telawang, ODP 7 orang.
– Kecamatan Mentaya Hilir Utara, ODP 3 orang.
– Kecamatan Seranau, ODP 1 orang.
– Kecamatan Pulau Hanaut, ODP 1 orang.

Dari jumlah tersebut, data pantauan Gugus Tugas Covid-19 di Kabupaten Kotim, per 6 April 2020, pukul 12.00 WIB, di Kotim terdata, 59 ODP, 6 PDP, dan 3 Positif.

(jun/beritasampit.co.id)

Sumber: BeritaSampit.co.id

Copyright © 2020 Sampit