Terapkan Prokes, Polisi Bubarkan Kerumunan Warga Duduki Lahan Sengketa PT KMA

Terapkan Prokes, Polisi Bubarkan Kerumunan Warga Duduki Lahan Sengketa PT KMA

SAMPIT – Selain upaya mencegah konflik sengketa lahan antara PT Karya Makmur Abadi (KMA) dengan warga Desa Pahirangan dan Tangkaroba yang merupakan anggota Koperasi Garuda Maju Bersama (KMB), di Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Polisi juga terpaksa memberikan teguran dan peringatan kepada warga, agar tidak berkumpul-kumpul di tengah pandemi Covid-19.

Aparat meminta dengan santun agar warga yang menduduki lahan sengketa membubarkan diri.

“Kita masih masa pandemi, tetap terapkan protokol kesehatan, menjaga jarak, menggunakan masker, saya sedih banget liat kumpul-kumpul ini. Kita ingin Kotim terbebas dari covid, jangan kumpul-kumpul seperti ini, kalau permasalahan sengketa ini ada prosesnya,”tegas Kepala Bagian Operasional (Ops) Polres Kotim, Kompol. Ahmad Budi Martono, dilokasi lahan yang di klim warga di PT. KMA, Kamis 10 Maret 2021.

“Kami mohon, silahkan membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing,” pintanya yang didampingi, TNI dan pasukan dari Batalyon B Pelopor Brimob Polda Kalteng.

Ditambahkan Budi, menjamin keamanan dan ketertiban merupakan tugas aparat, jangan sampai dalam permasalahan sengketa tersebut nantinya ada pihaknya yang berurusan dengan aparat penegak hukum.

“Kita tidak ingin ada pidana baru, jika ada pelanggaran dari perusahaan silahkan laporkan karena ada aturannya. Jika ada indikasi korupsi laporkan biar di proses,”kata Budi.

Ia berharap masyarakat Desa Pahirangan dan Tangkaroba, bisa menyadari dan bisa menahan diri agar tidak melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri.

(Cha/beritasampit.co.id)

.fb-background-color {
background: !important;
}
.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}

Sumber: BeritaSampit.co.id

Copyright © 2021 Sampit
%d bloggers like this: