Ratusan ODJG Ada di Kotim Sepanjang 2021

INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Kasus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terbilang cukup tinggi. Itu terbukti dari jumlah yang terdata di Dinas Sosial (Dinsos) Kotim yang mencapai ratusan orang selama satu tahun. 

Plt Kepala Dinas Sosial Kotim Wiyono menyebut, sebanyak 120 ODGJ yang masuk dalam data mereka, dan 83 orang telah ditangani di tahun 2021.

“Kalau dilihat dari jumlahnya, kasus ODGJ lebih banyak dibandingkan dengan kasus penyandang distabilitas lainnya,” katanya, Rabu 12 Januari 2022.

Sementara untuk kasus lainnya hanya mencapai puluhan saja. Seperti disabilitas mental dan fisik sebanyak 88 kasus, autis 14 kasus, grahita 64 kasus, penyakit kronis 13 kasus serta total blind 26 kasus.

Penyebab dari gangguan kejiwaan itu diduga karena faktor ekonomi dan juga tekanan dari keluarga. Mirisnya lagi sebagian dari ODGJ yang ditangani Dinsos tersebut tidak mendapat perhatian terutama dari pihak keluarga. 

Diungkapkan Wiyono dari 120 yang tercatat 88 telah ditangani oleh pihaknya. Mereka dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa yang ada di Kalimantan Tengah (Kalteng) seperti RSJ Kalawa Atei yang ada di Palangkaraya untuk menjalani rehabilitasi.

“Kalau untuk tahun 2022 ini baru satu yang kami tangani dan akan dirujuk ke RSJ,” sebutnya. 

Disebutnya, untuk kasus penyandang disabilitas ini Kementerian Sosial melalui pihaknya juga telah memberikan perhatian khusus dengan program atensi disabilitas dimana total dana yang dikeluarkan sebesar Rp 146.300.000.

“Untuk program atensi disabilitas itu ada 74 orang yang menerima, itu sebagian berupa barang untuk menunjang kebutuhan, ada juga barang untuk membuka usaha seperti mesin cuci dan juga berbentuk jasa untuk fasilitas perujukan,” tutupnya.

Editor: Andrian


Baca berita selengkapnya di Intim News.

Copyright © 2022 Sampit_ID
%d bloggers like this: