Program Zakat Penghasilan ASN Kotim Disinergikan Gerakan Cinta Zakat

Program Zakat Penghasilan ASN Kotim Disinergikan Gerakan Cinta Zakat

SAMPIT – Wacana zakat penghasilan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang beragama Islam di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim), akan disinergikan dengan Gerakan Cinta Zakat yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat.

Dilansir dari Antara, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah resmi memperkenalkan program Gerakan Cinta Zakat. Kegiatan yang dilaksanakan di Palangka Raya itu juga diikuti seluruh pemerintah kabupaten dan kota.

Pemkab Kotim mengikuti kegiatan tersebut secara virtual. Hadir Wakil Bupati Irawati, Ketua DPRD Rinie, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kotawaringin Timur KH Amrullah Hadi, pejabat Kementerian Agama dan lainnya.

“Sebelumnya sudah ada wacana di Kotim dan ternyata pemerintah provinsi kini melaksanakan program Gerakan Cinta Zakat, maka ini nanti akan dikoordinasikan,” kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kotawaringin Timur, Wiyono, Rabu 5 Mei 2021.

Wiyono menjelaskan, pemerintah kabupaten masih menunggu tindak lanjut aturan dari pemerintah provinsi terkait program tersebut. Kalau sudah ada, maka akan ditindaklanjuti dan laksanakan di Kotim.

Pihaknya juga akan menggelar rapat dengan Kementerian Agama, Baznas dan pihak bank yang ditunjuk dalam kerjasama itu dan regulasinya diatur secara jelas agar tidak melanggar aturan.

Wiyono menambahkan, pihaknya akan membahas teknis penyaluran apakah harus membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap satuan organisasi perangkat daerah atau dipusatkan di Sekretariat Daerah.

“Pegawai ASN daerah yang beragama Islam ada sekitar 80 persen. Ada juga pegawai vertikal. Insya Allah jumlahnya signifikan. Supaya legal, semua arahnya ke Baznas,” kata Wiyono.

Sebelumnya, wacana zakat penghasilan bagi ASN sudah disampaikan Bupati Halikinnor. Dia berharap zakat yang terkumpul nantinya membawa manfaat besar, khususnya di bidang keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

“Kami sepakat pengumpulan zakat penghasilan tersebut bekerja sama dengan Baznas Kotawaringin Timur. Ini sebagai upaya agar pemungutan dan penyaluran zakat penghasilan tersebut bisa dipertanggungjawabkan sesuai aturan,” kata dia.

(BS-65/beritasampit.co.id)

.fb-background-color {
background: !important;
}
.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}

Sumber: BeritaSampit.co.id

Copyright © 2021 Sampit
%d bloggers like this: