Polsek Mentaya Hulu dan TNI Distribusikan Bansos ke Warga Mentaya Hulu

Polsek Mentaya Hulu dan TNI Distribusikan Bansos ke Warga Mentaya Hulu

Kotawaringin Timur, Borneo24.com – Warga Kelurahan Kuala Kuayan memilih bertahan di rumah masing – masing meski terendam banjir, pada hari Rabu tanggal 30 September 2020 Sekira jam 10.00 WIB.

Bertempat di Kelurahan Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu,Kabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah telah dibagikan bantuan sosial dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Kotim sebanyak 907 paket sembako untuk 907 Kepala Keluarga (KK) bantuan sosial dari Dinas Sosial Kabupaten Kotim dan bantuan sosial Dinas Ketahanan Pangan Provinsi kalteng.

Pada kesempatan tersebut Plt. Camat Mentaya Hulu Drs Sardinin didampingi Kapolsek Mentaya Hulu Iptu Roni Paslah,S.H, Danramil 1015-13 Kec.Mentaya Hulu Kapt. Inf. J. Munthe, Lurah Kuala Kuayan yg di wakili sdr. Firman (Staf Kel.Kuala kuayan) serta Bapak Agus petugas BPBD Kec.Mentaya Hulu membagikan bantuan kepada warga Kelurahan Kuala Kuayan menggunakan alat transportasi perahu jukung dikarenakan volume air yang menggenangi rumah serta akses jalan setinggi -+ 90-100 centimeter sehingga tidak memungkinkan menggunakan kendaraan bermotor.

5 Desa dan 1 Kelurahan terdampak banjir antara lain Kelurahan Kuala Kuayan, Desa Bawan,Desa Tangkarobah, Desa Tanjung Jariangau, Desa Baampah dan Desa Penda Durian dengan ketinggian air rata – rata 70-90 centimeter. Menurut Plt. Camat Mentaya Hulu Kelurahan Kuala Kuayan ada sekitar 130 rumah terendam air, Desa Bawan 15 rumah,Desa Tanjung Jariangau sebanyak 58 rumah, desa Baampah 5 rumah, Desa Tangkarobah sekitar 315 rumah, desa Penda Durian sekitar 35 rumah dengan kerugian ditaksir Rp. 167.400.000,-.

“Luapan air sungai Kuala Kuayan kian meluas menyebabkan sedikitnya 558 rumah di 5 desa dan 1 Kelurahan Kecamatan Mentaya Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah terendam banjir”. Jelas kapolsek.

Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Mentaya Hulu IPTU RONI PASLAH, S.H menyampaikan himbauan agar warga terdampak banjir lebih waspada, baik terhadap keselamatan jiwa maupun harta benda, pemerintah Kecamatan telah menyiapkan posko pengungsian hanya saja warga saat ini memilih bertahan di rumah masing- masing dengan membuat panggung terbuat dari kayu di dalam rumah. (***)

Sumber: Borneo24

Copyright © 2021 Sampit
%d bloggers like this: