Penyebab Munculnya Buaya di Dusun Bengkirai

Penyebab Munculnya Buaya di Dusun Bengkirai

SAMPIT – Menindaklanjuti laporan adanya kemunculan buaya di Dusun Bengkirai RT 08 RW 03, Desa Bangkuang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Pos Jaga Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sampit, langsung terjun ke lokasi melakukan penyisiran, dan menemukan penyebab predator tersebut muncul ke pemukiman warga.

“Setelah kita telusuri, ternyata salah satu penyebab buaya ini muncul, karena ada bangkai biawak yang dimakannya. Kemudian masih kurangnya kesadaran warga yang membuang sampah rumah tangga dan memelihara ayam dan itik di tepi sungai,” kata Komanda Pos Jaga BKSDA Sampit, Murinsyah, Rabu 17 Februari 2021.

Berdasarkan hasil keterangan warga serta hasil dari pemantauannya lokasi munculnya buaya, diperkirakan panjang hewan tersebut mencapai 4 meter, sehingga dirinya mengajak masyarakat setempat, sementara waktu mengurangi aktivitas di pinggiran sungai.

“Saat ini di Desa Bangkuang Makmur, kami belum melakukan pemasangan alat penangkap, namun sementara memberikan imbauan kepada masyarakat dengan memasang baliho peringatan dan imbauan,”paparnya.

Sementara, berkaitan dengan serangan buaya pada seorang warga Pelangsian pada awal Januari lalu, menurut Muriansyah, ini bukan hewan yang sama, melainkan buaya yang berada di sekitaran Desa Bangkuang Makmur.

Ia menambahkan, sejak bulan Januari sampai pertengahan Februari 2021 ini, jumlah kemunculan buaya di pemukiman warga tercatat sekitar 10 kali, seperti di Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan, Pulau Hanaut, Seranau dan Mentawa Baru Ketapang.

“Kita harapkan warga yang tinggal dipinggiran sungai, tetap waspada bisa memahami dan mentaati imbauan yang kita berikan,” tandasnya. (Cha/beritasampit.co.id)

.fb-background-color {
background: !important;
}
.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}

Sumber: BeritaSampit.co.id

Copyright © 2021 Sampit
%d bloggers like this: