Pemuda Agen Pemajuan Kebudayaan dan Kearifan Lokal

Pemuda Agen Pemajuan Kebudayaan dan Kearifan Lokal

SAMPIT – Meski ditengah pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) dalam hal ini Dinas Pariwisata bekerjasama dengan DPD KNPI Kotim melaksanakan sosialisasi dengan tema kemajuan kebudayaan dan kearifan lokal.

Kepala Dinas Pariwisata Kotim Fajrurrahman mengatakan, seperti yang diketahui secara bersama-sama bahwa pemuda adalah generasi penerus bangsa, sehingga sangat tepat disebut agen pemajuan kebudayaan dan kearifan lokal.

“Dipundaknyalah kepemimpinan kedepannya yang akan menentukan arah kebijakan pembanguan terutama kebudayaan di wilayahnya masing-masing. Dan dalam rangka hari sumpah pemuda juga, kita berpesan kepada anak-anak dan para pemuda untuk dapat lebih mencintai daripada kebudayaan dan kearifan lokal daerah kita,” sebutnya, Selasa 3 November 2020.

Lanjutnya, adapun sasarannya kegiatan ini adalah semua pihak dan dimulai oleh pemuda dapat bertahan dan mempertahankan budaya kita dari budaya luar. “Kedua mereka diharapkan dapat mengendalikan masuknya budaya luar, ketiga mereka dapat mengakomodir daripada budaya dari luar tersebut, karena tidak dapat dihindari masuknya budaya asing itu,” ujarnya.

Dan terakhir, bisa mengintegrasikan antara budaya-budaya luar dengan budaya-budaya yang ada. Hingga akhirnya mereka bisa memberi arah kepada diri mereka terkait kemajuan  kebudayaan yang di miliki daerah. 

“Pemuda di Kotim mulai dua hingga tiga tahun belakangan yang kita lihat dan juga kita fasilitasi, setiap kegiatan-kegiatan budaya  baik yang kita laksanakan di pemerintah pemudanya sangat berpartisipai, dan sangat kita apresiasi,” ungkapnya.

Disebutkannya juga, begitupun secara kemandirian mereka, mereka juga seperti itu. Mereka memiliki nilai-nilai yang bisa melestarikan budaya daerah. “Beberapa event-event maupun kegiatan yang kita laksanakan dengan melibatkan kepemudaan, tergolong sukses dan malahan diluar daripada perkiraan kita,” tutupnya.

(dia/matakalteng.com)

Sumber: Mata Kalteng

Copyright © 2021 Sampit
%d bloggers like this: