Pemkab Kotawaringin Timur Diminta Cepat Tangani Korban Kebakaran Pasar Pundu

Pemkab Kotawaringin Timur Diminta Cepat Tangani Korban Kebakaran Pasar Pundu

Realitarakyat.com – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur di Provinsi Kalimantan Tengah, Rinie, mendorong pemerintah kabupaten bertindak cepat menangani korban kebakaran Pasar Desa Pundu agar mereka  tidak sampai telantar.

“Kita semua prihatin dengan musibah ini. Langkah cepat tentu harus dilakukan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan konsumsi mereka. Saya mengapresiasi karena sudah ada dapur umum didirikan untuk membantu korban kebakaran,” kata Rinie di Sampit, Rabu (5/1).

Menurut dia, kebakaran adalah musibah yang tidak dikehendaki oleh siapapun. Dia berharap para korban kebakaran diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini.

Rinie juga berharap pemerintah bertindak cepat membantu para korban. Selain memenuhi kebutuhan konsumsi, diharapkan ada pendampingan dalam memulihkan kondisi psikologis korban kebakaran dari trauma atas musibah tersebut.

Pemerintah daerah, menurut dia,  juga harus memperjuangkan kepada pemerintah pusat agar seluruh korban kebakaran mendapat bantuan sehingga bisa terbantu dalam membangun kembali rumah mereka.

Dia yakin pemerintah pusat akan membantu karena jumlah warga yang menjadi korban musibah kebakaran di Kecamatan Cempaga Hulu tersebut cukup banyak. Warga kehilangan tempat tinggal, bahkan tempat usaha dan barang dagangan yang selama ini menjadi mata pencarian mereka menghidupi keluarga.

Di sisi lain, katanya, ini juga menjadi momen bagi pemerintah untuk menata Pasar Pundu, sehingga keberadaan pasar tradisional itu ke depannya bisa lebih baik.

Pembangunan kembali Pasar Pundu diharapkan bisa dilaksanakan dalam waktu cepat. Pasar ini sangat dibutuhkan masyarakat dan menjadi tempat perputaran ekonomi masyarakat.

“Saya juga berharap setiap pasar dilengkapi pemadam kebakaran. Tujuannya agar bisa dengan cepat mencegah kebakaran meluas. Periksa secara rutin untuk memastikan peralatan pemadam kebakaran itu selalu siap digunakan, ” demikian Rinie.

Kebakaran Pasar Desa Pundu terjadi pada Senin (3/1) sekitar pukul 14.15 WIB. Tercatat ada 67 bangunan ludes terbakar, yang terdiri dari rumah dan kios. Selain itu ada dua mobil dan dua sepeda motor juga hangus terbakar.

Seorang pedagang bernama Muhammad Mu’thi (53) meninggal dunia di RS Pundu, diduga akibat serangan jantung setelah melihat rumahnya juga terbakar dalam musibah itu.

Berita Pemkab Kotawaringin Timur Diminta Cepat Tangani Korban Kebakaran Pasar Pundu ini agregasi dari:
https://www.realitarakyat.com/2022/01/pemkab-kotawaringin-timur-diminta-cepat-tangani-korban-kebakaran-pasar-pundu/.

Copyright © 2022 Sampit_ID
%d bloggers like this: