Pembeli Sabu dari Seorang Napi Dihukum 7,5 Tahun Penjara

Pembeli Sabu dari Seorang Napi Dihukum 7,5 Tahun Penjara

BORNEONEWS, Sampit – Sumarlin, terdakwa yang membeli sabu dari Ahyen, narapidana Lapas Palangka Raya, dijatuhi hukuman selama 7 tahun penjara.

Selain itu, terdakwa juga didenda oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Sampit sebesar Rp 1 miliar subsider 3 bulan kurungan.

“Perbuatan terdakwa Sumarlin sebagaiman diatur dalam Pasal 114 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, atau sebagaimana dakwaan pertama penuntut umum,” kata hakim dalam amar putusannya berdasarkan data terhimpun, Jumat, 31 Desember 2021.

Menanggapi vonis itu, pria yang dianggap tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran gelap narkotika itu menyatakan menerima. Sama halnya dengan jaksa.

Terdakwa diamankan pada Kamis, 16 September 2021 pukul 20.30 Wib di Jalan Tidar Blok A Gang Mitshubisi, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti sabu sebanyak 6 paket yang diakui sebagai miliknya, timbangan digital, ponsel, dan sendok dari potongan sedotan.

Adapun kronologis terdakwa mendapatkan sabu dengan cara menghubung Ahyen melelui telepon, mengatakan ada uang Rp 5 juta.


Berita Pembeli Sabu dari Seorang Napi Dihukum 7,5 Tahun Penjara ini agregasi dari:
https://www.borneonews.co.id//berita/249727-pembeli-sabu-dari-seorang-napi-dihukum-7-5-tahun-penjara.

Copyright © 2022 Sampit_ID
%d bloggers like this: