Pelaku Pembacok Polisi Sering Mengancam Warga

Pelaku Pembacok Polisi Sering Mengancam Warga

SAMPIT – ET (55) pelaku pembacokan anggota polisi Polsek Cempaga dan seorang korban berinisial AL, warga Desa Cempaga Mulia Barat, Kecamatan Cempaga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis 4 Februari 2021, ternyata memang sering membuat resah dan kerap melakukan pengancaman pada warga.

Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Harris Jakin, melalui Kapolsek Cempaga Iptu Dwi Susanto, saat dikonfirmasi menerangkan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan menggali keterangan dengan memanggil keluarga pelaku.

“Pelaku ini tinggal sebatang kara, dan saat ini kita masih mengumpulkan keterangan dengan memanggil keluarganya, tapi sampai saat ini belum ada yang datang ke Polsek,” kata Dwi, Jumat 5 Februari 2021.

Berkaitan dengan dugaan bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa, pihaknya belum bisa memastikan apakah pelaku benar-benar mengalami sakit jiwa.

“Untuk kondisi kejiwaan pelaku belum dipastikan, sebab menunggu hasil keterangan dokter. Tapi dari keterangan warga pelaku ini memang sangat meresahkan,” paparnya.

Sementara Dwi juga menjelaskan, kronologis penyerangan oleh pelaku kepada anggotanya sangat brutal dan membabi buta. Beruntung anggotanya saat kejadian menggunakan pakaian dan pengaman lengkap.

Namun akibat serangan tersebut, salah seorang anggota mengalami luka dibagian jari kirinya dan mendapatkan 14 jahitan.

“Dua helm anggota juga rusak terkena sabetan parang pelaku, kemudian gagang dari senjata laras panjang juga ada yang rusak saat anggota berupaya menangkis serangan pelaku,” ucapnya.

Saat ini pelaku masih dalam pengawasan ketat yang dirawat di Puskesmas Cempaga Mulia, karena mengalami luka tembak di bagian kaki kanan. (Cha/beritasampit.co.id).

.fb-background-color {
background: !important;
}
.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}

Sumber: BeritaSampit.co.id

Copyright © 2021 Sampit
%d bloggers like this: