Pasukan Merah Bantu Sembako Warga Terdampak Banjir

Pasukan Merah Bantu Sembako Warga Terdampak Banjir

SAMPIT – Dewan pengurus daerah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) Provinsi Kalimantan Tengah yang  berpusat di Kotawaringin Timur (Kotim)  menunjukan rasa kepedulian terhadap warga yang terdampak banjir.

Terutama di daerah yang berada di kawasan hulu Kotim. Rombongan yang akrab dikenal dengan Pasukan Merah ini membantu sejumlah bahan pokok. Mereka menyerahkan bantuan itu kepada pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotim yang diterima Yephi Hartadi, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kotim.

Pengurus TBBR Kalteng Agus Sanang sebagai ketua diikuti pengususnya Wendi dan Santo Adi menyebutkan bantuan yang mereka sampaikan itu merupakan bentuk peduli mereka terhadap warga yang terdampak banjir.

 Mereka sangat memahami kondisi warga yang terkena banjir tidak bisa bekerja dan beraktivitas sama sekali. Sehingga bantuan untuk bertahan hidup sangatlah diperlukan. “Bantuan ini  kami berikan kepada warga yang terkena dampak banjir khususnya dikawasan hulu Kotim. Semoga ini bisa meringankan beban saudar-saudara kita disana,”kata Agus S, Rabu 16 September 2020.

Pihaknya, siap bersama dengan pemerintah daerah setempat untuk  membangun dan memajukan daerah khususnya untuk meningkatkan harkat dan martabat suku Dayak yang selama ini masih dibelengu garis kemiskinan.

Sementara itu, Yephi Hartadi mengaku senang dengan partisipasi dan kepedulian TBBR sebagai salah satu ormas adat yang sudah menunjukan kepedulian. Atas nama pemerintah daerah, kata Yephi pihaknya beterimakasih dengan bantuan sembako yang akan segera dibagikan kepada warga terdampak di daerah utara Kotim tersebut.

“Semoga ini jadi  contoh bagi organisasi ataupun dunia usaha lainnya yang bisa berbagi dan membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah banjir ini,” ujarnya. Yephi juga menyebutkan, banjir kali ini tidak seperti biasanya dimana waktunya cukup lama. Sudah satu minggu air tidak surut-surut. 

Sehingga dirinya berharap banyak bantuan yang datang dari lembaga swasta maupun pemerintahan. Karena menurutnya saat ini bantuan tersebutlah yang dibutuhkan. “Bersama-sama kita bahu membahu membantu saudara kita yang terdampak banjir,” tutupnya.

(dia/matakalteng.com)

Sumber: Mata Kalteng

Copyright © 2020 Sampit
%d bloggers like this: