Maret Evaluasi Besar-besaran Tekon Kotim, Tidak Produktif Diputus

Maret Evaluasi Besar-besaran Tekon Kotim, Tidak Produktif Diputus

1tulah.com, SAMPIT– Saat ini jumlah Tenaga Kontak (Tekon) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sebanyak 3.625 orang yang aktif yang tersebar di sejumlah Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) maupun Kecamatan yang ada didaerah ini.

Mulai bulan Maret mendatang Pemkab Kotim akan mengevaluasi kinerja seluruh tenaga kontrak. Hal ini juga sejalan akan direvisinya penghasilan mereka, menyesuaikan dengan jenjang pendidikan dan produktivitas kiberja.

Bupati Kabupaten Kotim H.Halikinnor, akan mengeluarkan kebijakan terhadap tenaga kontrak di lingkungan pemerintah Kabupaten ini, dan akan melakukan evaluasi terhadap gaji, hal ini menjadi perhatian yang akan dibedakan dari segi pendidikan antara tenaga kontrak lulusan sekolah menengah atas (SMA) dan Sarjana.

“Kami akan melakukan evaluasi para tenaga kontrak di tahun 2022 ini, baik dari pendidikan terakhir maupun tingkat produktivitas dan loyalitasnya serta gajinya juga antara lulusan SMA dan Serjana,” kata Halikin kepada 1tulah.com di Sampit, Kamis (13/1/2022).

Menurutnya selama ini besaran gaji yang diterima oleh para tenaga kontrak tidak disesuaikan dengan tingkat pendidikan masing-masing. Seperti pegawai dengan lulusan SMA dengan lulusan perguruan tinggi sama nilainya, ini yang membuat ketimpangan dan berdampak pada kinerja para tenaga kontak.
Oleh karena itu, lanjut Halikin, pihaknya akan merevisi besaran gaji para tenaga kontak disesuaikan tingkat pendidikannya.

“Kami akan melakukan revisi penghasilan tenaga kontrak, dan akan membedakan lulusan SMA dan lulusan perguruan tinggi, Kami tidak ingin besaran gaji lulusan SMA yang kerjanya kadang tidak sesuai standar, sama dengan yang lulus perguruan tinggi seperti S1. Apalagi saya melihat beberapa tekon masih ada yang bekerja di bawah standar,” ujar Halikin.

Ia juga telah meminta kepada Sekertaris Daerah (Sekda) dan semua SOPD untuk segera melakukan pendataan serta melakukan seleksi terhada tenaga kontak yang ada di instansi masing-masing dan hasilnya dapat segera dilaporkan.

“Saya juga sudah minta kepada Sekda untuk merumuskan berapa besaran gaji yang disesuaikan dengan jenjangnya. Karena gaji antara lulusan SMA dan perguruan tinggi sama yaitu Rp 2 juta per bulannya, semoga kebijakan yang kami ambil nanti dapat meningkatkan kinerja para tenaga kontrak di Bumi Hambaring Hurung ini,” tegasnya.

Sementara untuk tenaga kontak rencananya akan dievaluasi di bulan maret nanti. Kalau nantinya tingkat produktivitas, loyalitas dan kedisiplinannya dalam bekerja kurang maka di bulan Juni akan dilakukan pemutusan kerjanya sebagai tenaga kontrak.

“Kami juga berencana akan mengevaluasi tenaga kontrak mulai awal tahun 2022 ini, kami akan melihat dan menilai kinerja mereka, apabila kurang baik kami tidak akan melakukan perpanjangan kontrak, makanya kami membuat kebijakan kontrak hanya untuk enam bulan,” tutupnya.(Fit)

Post Views:
59

Berita Maret Evaluasi Besar-besaran Tekon Kotim, Tidak Produktif Diputus ini agregasi dari:
https://1tulah.com/2022/01/14/maret-evaluasi-besar-besaran-tekon-kotim-tidak-produktif-diputus/.

Copyright © 2022 Sampit_ID
%d bloggers like this: