Libur Sekolah Diperpanjang, Ini Keluhan Pedagang Kantin

Libur Sekolah Diperpanjang, Ini Keluhan Pedagang Kantin

IST/BERITA SAMPIT – Kantin di salah satu sekolah menengah pertama di Kota Sampit, pedagang kantin menjerit akibat libur panjang karena pandemi corona.

SAMPIT – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) telah memperpanjang masa libur sekolah sejak 15 April hingga 13 Juni 2020 mendatang. Libur tersebut dengan alasan karena saat ini Kotim berstatus tanggap darurat Covid-19.

Jenjang libur sekolah meliputi TK, SD, dan SMP. Sebelumnya, Disdik telah meliburkan sekolah selama 14 hari hingga 14 April.

“Langkah ini kita ambil dalam menyikapi pandemi corona,” kata Kepala Disdik Kotim, Suparmadi.

Menanggapi libur selama 60 hari yang baru saja diedarkan oleh Diskdik Kotim tersebut. Sejumlah pedagang kantin di salah satu SMP di Sampit, mengaku pasrah terhadap kebijakan tersebut demi kebaikan bersama.

BACA JUGA:   Si Jago Merah Bakar Rumah Warga Yang Sedang Jualan

“Ekonomi keluarga kita memang bertumpu pada penjualan di kantin ini setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan hidup. Keadaan lagi begini, mau tidak mau kita tidak bisa berdagang dulu,” kata Imar, salah satu pedagang di kantin sekolah di SMP di Sampit, Kamis 9 April 2020.

Ia berharap agar pandemi Covid-19 saat ini, khususnya di Bumi Habaring Hurung segera berlalu.

BACA JUGA:   Kabar Gembira! Pemkab Akan Beri Bantuan Untuk Tukang Parkir dan Ojek

“Kalau memang begini dan akan berlangsung lama, potensi kita gulung tikar aka besar. Makanya kepala saya sakit memikirkan tagihan dan kredit, ditambah lagi biaya kuliah anak-anak,” sebut Imar yang beranak tiga.

Sementara itu, pemerintah daerah Kotim telah mewacanakan bantuan kepada masyarakat tidak mampu yang terdampak pandemi Covid-19. (jmy/beritasampit.co.id).

Sumber: BeritaSampit.co.id

Copyright © 2020 Sampit