Legislator: Banyak Hal Patut Di Syukuri Di Hari Jadi Kotim Ke-69

Legislator: Banyak Hal Patut Di Syukuri Di Hari Jadi Kotim Ke-69

Foto: Anggota DPRD Kotawaringin Timur, SP Lumban Gaol saat diwawancarai, di Sampit, Jumat (7/1/2022).(ZONAKALTENG/Sudarmo).

ZONAKALTENG, Sampit-Anggota DPRD Kotawaringin Timur, SP Lumban Gaol mengatakan banyak hal yang patut di syukuri di Hari Jadi ke 69 kabupaten ini.

“Banyak yang patut kita syukuri dari tahun ke tahun terkait keadaan daerah kita yang selalu kondusif ditengah keberagaman, baik suku, agama, dan ras,” katanya, di Sampit, Jumat, 7 Januari 2022.

Menurut dia, selain keberagaman, arus pertambahan penduduk di Kotim dari tahun ke tahun juga terus meningkat dan hal itu terlihat dari data jumlah pemilih saat Pemilu 2019 dan Pilkada 2020 yg lalu.

SP Lumban Gaol juga menilai dari arus pertambahan penduduk tersebut paling besar disumbang oleh banyaknya dunia usaha yang saat ini berinvestasi di Kotim, khususnya adalah sektor Perusahaan Besar Swasta (PBS) terutama di sektor Perkebunan Kelapa.

“Meskipun demikian, walaupun pesatnya pertumbuhan investasi di Kotim ini ternyata mulai menjadi kekhawatiran besar bagi penduduk lokal,” tambah politisi dari Partai Demokrat itu.

Sebab menurut dia, secara perlahan mulai semakin kesulitan untuk mengimbangi lajunya kesejahteraan para investor. Hal ini dapat kita lihat dari mulai seringnya terjadi konflik antara penduduk lokal dengan pihak investor yang hanya selalu melahirkan mediasi tanpa hasil.

“Ternyata pesatnya investor masuk tidak lantas berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat khususnya masyarakat lokal yang tinggal dipedalaman itu fakta yang terjadi saat ini,” Timpalnya.

Bahkan dia juga menegaskan, dirinya menilai bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sampai sejauh ini masih belum menunjukkan kesungguh-sungguhannya untuk memfasilitasi dengan baik tentang hak-hak masyarakat yang seharusnya mereka dapatkan dari para investor PBS di wilayah operasionalnya.

“Seperti halnya yang disebutkan pada Undang-Undang Nomor 39/2014 yaitu mewajibkan setiap perusahaan Perkebunan memfasilitasi plasma minimal 20 persen diluar HGU nya bagi masyarakat sekitar lahan perkebunan tersebut, hal itu diatur pada pasal 58, 59 dan pasal 60,” jelasnya.

Akan tetapi lanjut Lumban Gaol, fakta dilapangan bicara lain, sejauh ini masih banyak perusahaan yang mengabaikan hal itu.

Untuk itu dia berharap, diawal tahun yang baru dan moment HUT Kotim ini, agar pemerintah kabupaten mulai bersikap tegas dan bijak dalam memberikan solusi jangka panjang, baik untuk kepentingan masyarakat maupun kepentingan daerah

“Menyikapi hal itu, saya lihat selama ini pemerintah hanya terlihat bersifat pasif, dan seolah-olah tidak peduli dengan keadaan masyarakatnya, dan terkesan berbanding terbalik bila membantu perusahaan PBS,” bebernya.

Seperti yang selama ini terdengar bila izin pelepasan kawasan hutan oleh perusahaan PBS belum clear and clean namun sudah ditanami bahkan sudah panen, dan malah mereka dihadiahi dengan Keterlanjuran seperti keluarnya PP Nomor 104/ 2015 dan dilanjut lagi Undang-Undang Nomor 11/2020 tentang cipta kerja.

Disisi lain dia juga meminta, sebagai refleksi, dalam merayakan Hari jadi Kotim yang ke 69 ini, semua pihak menyatukan hati dan pemikiran kedepan agar memperbanyak tindakan-tindakan dan kebijakan yang berpihak terhadap masyarakat lokal.

“Dengan begitu, mereka dan kita semua bersama sama mensyukuri nikmatnya tinggal dan hidup di daerah tercinta ini yaitu Kotawaringin Timur, sehingga kita semua Benar-benar menjadi generasi Harati sesuai jargon Bupati dan Wakil Bupati untuk lima tahun kedepan,” tutupnya.(SDM/A1).

Berita Legislator: Banyak Hal Patut Di Syukuri Di Hari Jadi Kotim Ke-69 ini agregasi dari:
https://www.zonakalteng.co.id/2022/01/07/legislator-banyak-hal-patut-di-syukuri-di-hari-jadi-kotim-ke-69/.

Copyright © 2022 Sampit_ID
%d bloggers like this: