Kebutuhan Akan Antiseptik dan Disinfektan Terus Meningkat di Palangka Raya

Kebutuhan Akan Antiseptik dan Disinfektan Terus Meningkat di Palangka Raya

AFR/BERITA SAMPIT – Wadir Samapta Polda Kalteng, AKBP Timbul RK Siregar saat mengontrol personel yang mengisi cairan Antiseptik dan Disinfektan di tenda kepolisian.

PALANGKA RAYA – Pembagian cairan Antiseptik dan cairan Disinfektan oleh Direktorat Samapta Polda Kalimatan Tengah hari ini, Selasa 7 April 2020 terus berlanjut.

Tepantau sejak pagi hingga siang ini masyarakat yang mengantar tempat cairan antiseptik dan disinfektan ke Pos Terpatu Saltantas Bundaran Besar Kota Palangka Raya cukup signifikan dan lebih tertib dibandingkan hari kemaren.

Hal ini dikatakan langsung oleh Direktur Samapta Polda Kalteng Kombes Pol Susilo Wardono melalui Wakil Direktur Samapta AKBP Timbul RK Siregar yang mengontrol langsung jalannya pembagian cairan yang saat ini sangat dibutuhkan masyarakat di kota Palangka Raya.

BACA JUGA:   Wakil Bupati Barut : 5 Kementerian Siap Dukung Pembangunan di Kalimantan

“Hari ini kita menyediakan 6.000 liter cairan Antiseptik dan 7.000 liter cairan Disinfektan untuk masyarakat Kota Palangka Raya,” terangnya.

Lebih lanjut juga dijelaskan bahwa, saat ini bahan yang ada dipasaran untuk antiseptik dan disinfektan di wilayah Kota Palangka Raya sudah sangat sulit ditemukan, sehingga animo masyarakat akan kebutuhan tersebut sangat tinggi.

“Setiap masyarakat yang datang untuk meminta cairan antiseptik dan disinfektan kami tidak langsung melayani atau tidak diperbolehkan menunggu secara bergerombol. Akan tetapi masyarakat hanya mengantarkan tempatnya saja yang sudah dikasih tanda yang nantinya boleh diambil pada sore hari,” tegas Wadir Samapta AKBP Timbul RK Seregar.

BACA JUGA:   Gubernur Membuka Rapat Koordinasi UU No 15 Tahun 2019 dan Sosialisasi Perpres no 13 tahun 2018

Dirinya juga nenambahkan, bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan akan menambah persediaan cairan antiseptik dan cairan disinfektan ini apabila permintaan masyarakat terus meningkat selama bahan yang tersedia masih ada dengan ketentuan tidak diperbolehkan menunggu di tempat. (AFR/beritasampit.co.id).

Sumber: BeritaSampit.co.id

Copyright © 2020 Sampit
%d bloggers like this: