Bongkar Muat Kelapa, Pupuk dan Semen Mulai Dialihkan ke Pelabuhan Bagendang

Bongkar Muat Kelapa, Pupuk dan Semen Mulai Dialihkan ke Pelabuhan Bagendang

SAMPIT – Guna menjaga dan memelihara kualitas jalan agar tetap awet, Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), mulai melarang bongkar muat di pelabuhan Sampit dan sekitarnya terutama truk bermuatan di atas 8 ton.

Sesuai instruksi Bupati Kotim, semua truk bermuatan seperti kelapa, pupuk bahkan semen, rencananya akan dialihkan ke pelabuhan Bagendang, Kecamatan Mentaya Hilir Utara.

“Angkutan bongkar muat truk yang melebihi dari 8 ton akan dialihkan ke pelabuhan Bagendang dan aturan ini sesuai program Pemkab Kotim,” ujar Pelaksana Tugas Dinas Perhubungan Kotim Siagano, Jumat 16 April 2021.

Pada saat mulai penerapan aturan tersebut, lanjutnya, sudah banyak yang protes terutama sopir, menurut mereka, kata Siagano, biaya cost barang akan tinggi serta alasan lainnya.

“Ketika kami sarankan agar bongkar muat langsung ke pelabuhan Bagendang, sopir banyak yang protes, ada soal cost barang akan tinggi dan macam-macam alasan lainnya,” kata Siagano.

Agar program tersebut berkelanjutan, Dishub Kotim mengharapkan dukungan semua pihak. Selain mengurangi kerusakan jalan dalam Kota Sampit, juga mendukung program pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kotim Halikin-Irawati menjalankan 100 hari kerja.

“Kami mengajak seluruh masyarakat terutama para sopir, mari kita sama-sama menjaga agar jalan di perkotaan tetap terpelihara dengan baik,” tandasnya. (ifin/beritasampit.co.id).

.fb-background-color {
background: !important;
}
.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}

Sumber: BeritaSampit.co.id

Copyright © 2021 Sampit
%d bloggers like this: