Ancam Undur dari Jabatan, Ternyata Hanya Takut Dituduh Tidak Realisasikan Anggaran 

Ancam Undur dari Jabatan, Ternyata Hanya Takut Dituduh Tidak Realisasikan Anggaran 

KLARIFIKASI : ARIFIN/BERITA SAMPIT – Lurah Baamang Hulu saat mengklarifikasi terkait bocoran surat pernyataan undur diri dari jabatan.

SAMPIT – Akhirnya terkuak mengapa Lurah Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), ancam akan undur diri dari jabatan. Usut punya usut, ternyata takut dituduh tidak mampu realisasikan anggaran karena dianggap terlalu besar.

“Anggaran untuk pemberdayaan masyarakat itu sangat besar di luar dari yang kami tentukan secara global. Jadi, saya takut tidak terserap dan ini dilematis nantinya,” ucap Lurah Baamang Hulu Kasmojoyo, saat dikonfirmasi diruang kerjanya terkait surat pernyataan yang beredar, Jumat 17 Juli 2020.

BACA JUGA:   14 Item Usulan Pembangunan Desa Ujung Pandaran, Ini Perkiraan Skala Prioritas?

Lantaran takut dan dianggap menghambat penyerapan anggaran di kecamatan, kata dia, langkah terbaik mengundurkan diri dari jabatan dari pada nantinya akan jadi temuan. Alasannya, salah satunya pada anggaran pemberdayaan masyarakat tidak terserap dengan baik.

“Yang patut disyukuri karena DPA Kelurahan Baamang Hulu belum ditandatangani Plt Camat Baamang. Jadi, masih bisa direvisi ulang,” ujar Kasmojoyo yang juga pernah menjabat Plt Lurah Tanah Mas ini.

Informasi yang diterima Berita Sampit. Anggaran yang ditetapkan untuk pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Baamang Hulu di bawah Rp 200 juta per tahun. Sedangkan mengacu pada usulan anggaran sebelum-sebelumnya, tidak mencapai Rp 70 juta per tahun.

BACA JUGA:   Ormas dan Organisasi Mahasiswa Harus Bisa Ciptakan Suasana Damai dan Nyaman Menjelang Pilkada

Namun tidak menutup kemungkinan, pagu anggaran untuk kegiatan lainnya seperti pembangunan fisik salah satu contohnya perbaikan jembatan rusak akan kembali direvisi.

“Yang pastinya, DPA Kelurahan Baamang Hulu belum final dan bisa direvisi, sedangkan Plt Camat Baamang siap memfasilitasi dan bersedia tidak menandatangani karena anggarannya berlebihan,” tegas Kasmojoyo yang juga pernah menjabat Kasi PMD Kecamatan Kota Besi ini.

(ifin/beritasampit.co.id)

Sumber: BeritaSampit.co.id

Copyright © 2020 Sampit
%d bloggers like this: