Akademi Jurnalistik PWI Kotim Disambut Antusias

Akademi Jurnalistik PWI Kotim Disambut Antusias

SAMPIT – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kerap kali melaksanakan kegaiatan yang di sambut antusias berbagai kalangan di Kotim. Kali ini PWI Kotim kembali menggelar salah satu kegiatan yaitu Akademi Jurnalistik usai menyelesaikan kegiatan lomba foto protokol kesehatan.

Ketua PWI Kotim Andri Rizky Agustian mengatakan, kegiatan akademi jurnalistik ini sudah ketiga kalinya dilakukan. Dimana yang pertama dan kedua peserta dari berbagai Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Kotim.

“Namun kali ini kita hanya menarget peserta akademi jurnalistik hanya dari kalangan mahasiswa, dan itupun pesertanya dibatasi lantaran pandemi Covid-19 yang belum usai. Sehingga untuk menghindari berkumpulnya banyak orang, peserta kita batasi hanya 5 orang masing-masing kampus,” ujarnya, Senin 12 Oktober 2020.

Diketahui ada sekitar 7 perguruan tinggi yang ada di kampus, sehingga target peserta yaitu 35 orang. Kegiatan akan dilaksanakan pada hari Kamis 15 Oktober 2020 mendatang, dari pukul 07.00 WIB sampai dengan selesai di sore hari.

“Sebenarnya banyak yang mau mengikuti akademi jurnalistik ini, namun sudah ketentuan protokol kesehatan peserta dibatasi. Kita berharap semuanya dapat memaklumi,” sebutnya.

Terpisah, salah satu mahasiswa yang sudah menerima undangan akademi jurnalistik tersebut Arif mengatakan, dirinya sudah menunggu-nunggu undangan tersebut.

“Kemarin ada teman sudah mengabari bahwa akan ada kegiatan ini, saya bahkan sudah meminta agar saya yang di ikutkan. Teman-teman saya juga banyak yang mau ikut,” ujarnya.

Menurutnya, akademi jurnalistik ini sangat berguna di kalangan mahasiswa untuk mempelajari cara penulisan yang baik dan benar. Terlebih lagi Arif yang merupakan anggota komunitas sastra, mengaku sangat ingin bisa menulis dengan baik.

“Semua orang bisa menulis, namun tidak semua mengerti bagaimana menulis dengan baik dan benar. Sehingga perlu adanya pelatihan,” tutupnya.

(dia/matakalteng.com)

Sumber: Mata Kalteng

Copyright © 2021 Sampit
%d bloggers like this: