3.092 Bencana Terjang RI 2021, 27 Kejadian Paling Mematikan & Merusak

3.092 Bencana Terjang RI 2021, 27 Kejadian Paling Mematikan & Merusak

LIMAPAGI – Upaya mengurangi risiko atau mitigasi bencana alam masih menjadi titik lemah Indonesia sepanjang tahun 2021. Tetapi, negara yang menjadi salah satu paling rawan bencana di dunia ini tetap bertahan meski diterjang 3.092 bencana alam hingga penghujung tahun.

Bersisian dengan itu, Negeri Kepulauan ini masih dibayangi awan kelam penyebaran Covid-19 untuk melangkah ke 2022.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat angka kematian pada 2021 lebih besar jika dibandingkan tahun 2020, meski jumlah kejadian bencana alam lebih sedikit. Pada tahun 2020, bencana alam tercatat 4,649 kejadian.

Baca Juga: Kaleidoskop 2021: Jatuhnya Pesawat Hingga Erupsi Semeru

Pada tahun 2021, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 665 jiwa, atau naik 76,9 persen dari bencana alam yang didominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor dan angin puting beliung.

Bencana yang palin sering terjadi adalah banjir dengan 1.298 kejadian, disusul cuaca ekstrem 804 kejadian, tanah longsor 632, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) 265 kejadian, gelombang pasang dan abrasi 45 kejadian.

Selanjutnya, gempa bumi merusak 32 kejadian, kekeringan 15 kejadian dan erupsi gunung api 1 kejadian.

Dari sejumlah bencana tersebut, tercatat warga menderita dan mengungsi sebanyak 8.426.609 orang. Selain itu luka 14.116 orang dan hilang 95 orang.

Baca Juga:Lahan 90,98 Hektare Disiapkan untuk Relokasi Warga Terdampak Erupsi Semeru

“ Kenaikan tidak hanya pada jumlah korban jiwa tetapi pada korban luka-luka warga terdampak mengungsi serta rumah rusak, ” jelas Plt.Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, dalam konferensi pers, Jumat 31 Desember 2021.

Selain jumlah korban jiwa, dampak kerusakan tercatat rumah sebanyak 142.179 unit, fasilitas umum 3.704, kantor 509 dan jembatan 438.

Rincian kerusakan rumah yaitu rumah rusak berat 19.163 unit, rusak sedang 25.369 dan rusak ringan 97.647.

Berikut kilas balik, 27 bencana alam mematikan dan merusak sepanjang tahun 2021:

Banjir di Kalimantan Selatan yang terjadi 12 -16 Januari 2021 menyebabkan 35 Orang meninggal dunia dan 876 luka-luka. 190.191 warga mengungsi.Banjir di Mando yang terjadi 22 Januari 2021 menyebabkan 6 orang meninggal dunia.Tanah Longsor di Nganjuk, Jawa Timur pada 14 Februari 2021 menyebabkan 19 orang meninggal dunia. 20 warga luka-luka dan 156 mengungsi.Longsor di Parigi, Montong, Sulawesi Selatan pada 24 Pebruari 2021, menyebabkan 6 orang meninggal dunia.Longsor di Pamekasan, Madura pada 24 Pebruari 2021, menyebabkan 6 orang meninggal dunia.Banjir Bandang, Sigi Sulawesi Tengah 26 Maret 2021 menyebabkan 899 mengungsi dan 292 rumah rusak.Gempa bumi di Jawa Timur 10 April 2021, menyebabkan 10 meninggal dunia dan 115 orang luka-lua. Jumlah pengungsi tercatat 2.074 jiwa.Siklon Seroja Kepulauan Nusa Tenggara Timur pada April 2021 menyebabkan 184 orang meninggal dunia. 47 Orang dinyatakan hilang dan 136 Luka-luka.Longsor di Solok Selatan, Sumatra Barat pada 10 Mei menyebabkan 8 orang meninggal dunia.Gempa Bumi Blitar, Jawa Timur pada 27 Mei 2021, menyebabkan 8 orang meninggal dunia dan 3 luka -luka. Selain itu 616 rumah rusak.Gempa Bumi Maluku Tengah pada 16 Juni 2021 menyebabkan, 8.803 Jiwa mengungsi. 233 rumah rusak.Banjir Kapuas Hulu, Kalimantan Barat 14 Juli 2021 menyebabkan 1.681 orang mengungsi.Banjir Katingan, Kalimantan Tengah pada 20 Agustus 2021, menyebabkan 1.105 orang mengungsi.Gempa Bali pada 16 November 2021, menyebabkan 3 orang meninggal dunia.Tanah Longsor di Deli Serdang, Sumatera Utara menyebabkan pada 23 November menyebabkan 7 orang meninggal dunia.Longsor di Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah pada 28 Oktober 2021 menyebabkan 6 orang meninggal dunia.Banjir di Sintang, Kalimantan Barat pada 21 Oktober 2021 menyebabkan 4 meninggal dunia.Banjir di Kota Samarinda pada 13 November 2021 menyebabkan 1 orang meninggal dunia.Banjir dan longsor di Padang Pariaman, Sumatera Barat menyebabkan 8 meninggal dunia dan 5 luka-lukaBanjir di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat pada 3 November 2021 menyebabkan 379 orang mengungsi.Banjir di Batu, Kabupaten Malang, pada 4 November 2021 menyebabkan menyebabkan 7 orang meninggal dunia.Banjir di Katingan, Kalimantan Tengah pada 5 November 2021 menyebabkan 790 warga mengungsi.Cuaca Ekstrem di Tana Toraja menyebabkan 2 orang meninggal dunia pada 15 November 2021.Banjir di Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan menyebabkan 4.478 orang mengungsi pada 27 November 2021.Erupsi Gunung Semeru, di Lumajang Jawa Timur pada tanggal 4 Desember 2021 menyebabkan 54 orang meninggal dunia. Selain itu 24 orang lainnya dikabarkan luka-luka dan 10.400 jiwa mengungsi.Banjir di Lombok Barat NTB menyebabkan 5 orang meninggal dunia, dan 6.535 orang mengungsi.Gempa Flores NTT – Selayar Sulawesi Selatan menyebabkan 1 luka berat, 42 luka ringan dan 18.582 mengungsi pada 18 Desember 2021.

Sementara itu, Satgas Penanganan Covid-19 mencatat, hingga 31 Desember jumlah penduduk yang terpapar Covid-19 tercatat sebanyak 4.262. 720 orang sejak pertama kali kasus tersebut menjadi pandemi di Indonesia. Dari total tersebut, sebanyak 4.114..334 orang berhasil sembuh sedangkan 144.094 orang tutup usia.

Berita 3.092 Bencana Terjang RI 2021, 27 Kejadian Paling Mematikan & Merusak ini agregasi dari:
https://www.limapagi.id/detail/1Dtfs/3092-bencana-terjang-ri-di-2021-ini-daftar-27-kejadian-mematikan-dan-merusak.

Copyright © 2022 Sampit_ID
%d bloggers like this: